Skripsi
Pelaksanaan bimbingan perkawinan dalam meningkatkan wawasan rumah tangga harmonis bagi calon pengantin (studi di KUA di Kepanjen Kab. Malang) / Siska Dwi Novita Sari
Abstrak
RINGKASAN Sari Siska Dwi Novita. 2021. Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan dalam Meningkatkan Wawasan Rumah Tangga Harmonis bagi Calon Pengantin (Studi di KUA Kec. Kepanjen Kab. Malang). Skripsi. Jurusan Pendidikan Luar Sekolah. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Ach. Rasyad M.Pd (II) Rezka Arina Rahma S.Pd M.Pd Kata Kunci bimbingan perkawinan rumah tangga harmonis KUA Bimbingan perkawinan merupakan program yang dicanangkan oleh Pemerintah yang dijalankan oleh lembaga KUA dalam upaya menciptakan calon pengantin yang siap untuk membangun rumah tangga yang harmonis sekaligus sebagai program preventif dalam menekan angka perceraian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan bimbingan perkawinaan di KUA Kec. Kepanjen dan mendeskripsikan wawasan calon pengantin terkait rumah tangga harmonis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan di KUA Kecamatan Kepanjen dengan batas penelitian tanggal 24 September sampai 16 November 2021. Sumber data terdiri dari Kepala KUA Kec. Kepanjen Penyuluh Bimwin KUA Kec. Kepanjen dan 3 peserta Bimwin KUA Kec. Kepanjen serta jurnal tentang bimbingan perkawinan dokumentasi pelaksanaan bimwin buku pedoman keluarga sakinah. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pelaksanaan bimbingan perkawinan dalam meningkatkan wawasan rumah tangga harmonis bagi calon pengantin sesuai dengan pedoman pelaksanaan Bimwin yaitu Kepdirjen Bimas Islam No. 379 tahun 2018 yang meliputi penyelenggaraan dan pelaksanaan yang meliputi lokasi pelaksanaan materi yang disampaikan waktu penyampaian materi pemateri dan fasilitas yang diberikan. Selain itu terdapat pandangan calon pengantin tentang rumah tangga harmonis yang terdiri rasa tenang tenteram damai saling melengkapi bisa menutup aib-aib keluarga saling jujur saling terbuka selalu bertukar cerita setiap hari tidak saling merendahkan dan tidak mengangkat (perlakuannya sama) dan saling percaya.