Tesis
Karakterisasi dan analisis film komposit berbasis nanoselulosa bakteri - nanoplatelet grafit / Bili Darnanto Susilo
Abstrak
Produksi nanas di Indonesia mencapai 2.1 juta ton per tahun. Potensi tersebut juga selaras dengan potensi limbah yang dihasilkan. Kulit nanas memiliki kandunga glukosa dan fruktosa yang dapat diolah dan manfaakan sebagai media kultur nata de pina. Nata de pina merupakan jenis selulosa yang dihasilkan oleh bakteri Acetobacter xylinum dan disebut juga dengan selulosa bakteri (BC). BC merupakan biopolimer terdiri dari selulosa murni yang memiliki derajat polimerisasi modulus elastisitas dan kritalinitas yang tinggi. Nanoplatelet grafit (GNP) adalah nankarbon nano yang memiliki sifat fisika dan kimianya yang menarik seperti ketahanan kimia kekuatan mekanik konduktivitas termal dan konduktivitas listrik yang baik serta luas permukaannya tinggi. Penggabungan kedua material tersebut dapat menghasilkan film komposit dengan sifat unggul sebagai kandidat elektroda yang baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental yang dilakukan di laboratorium dengan menggunakan limbah kulit nanas untuk difermentasi dan menghasilkan pelikel BC. Pelikel BC yang dihasilkan kemudian diubah menjadi nanoselulosa bakteri (BNC) dengan bantuan mesin high pressure homogenizer (hph). BNC kemudian di campur dengan GNP yang telah dilarutkan bersama surfaktan cetyltrimethylammonium bromide (CTAB)/ Polietilen Glikol (PEG). Kadar GNP yang dicampurkan divariasikan yaitu 0.25 0.5. 1 dan 5 persen. Film komposit dibentuk dengan metode casting yaitu menggunakan cetakan kaca dan dikeringkan menggunakan oven selama 14 jam pada temperature 80oC. Kemudia film komposit yang dilakukan dikarakterisasi untuk mengetahui sifat fisik kimia listrik mekanik dan kualitas permukaannya.