UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Perbandingan penerapan model double loop problem solving dibandingkan dengan model logan aveneu problem solving-h dipadukan metode drill and practice pengaruhnya terhadap miskonsep pemahaman instalasi motor listrik pada siswa kelas xi teknik instalasi tenaga Listrik SMKN 2 Probolinggo / Candrarani Ghassani

Ghassani, Candrarani - Nama Orang;

Abstrak
Miskonsepsi merupakan kesalahan pemahaman terhadap suatu konsep ilmiah. Miskonsepsi dapat disebabkan oleh siswa itu sendiri buku pelajaran yang dibaca serta berasal dari guru. Siswa mengalami miskonsepsi terjadi karena mempelajari sesuatu hal secara tidak lengkap maupun perkembangan kognitif yang tidak sempurna. Kesalahan pemahaman dapat terjadi karena membaca buku penggunaan bahasa yang tidak dapat dipahami oleh siswa. Penggunaan metode yang tidak memberikan kesempatan untuk menyampaikan pengetahuan yang dimiliki. Jika siswa diberikan kesempatan untuk mengungkapkan pengetahuannya maka guru akan menemukan siswa yang mengalami miskonsepsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui signifikansi perbedaan rata-rata miskonsepsi karena pengaruh Double Loop Problem Solving dipadu metode Drill and Practice dibandingkan Logan Aveneu Problem Solving-Heuristic (LAPS-H) dipadu metode Drill and Practice pada siswa SMK. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimental design (eksperimen semu) dengan pola pretest-posttest group design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI TITL 1 berjumlah 33 siswa diberi perlakuan model pembelajaran logan Avenue Problem Solving ndash Heuristic dipadu metode Drill and Practice dan kelas XI TITL 2 berjumlah 33 siswa diberi perlakuan Double Loop Problem Solving dipadu metode Drill and Practice. Hasil Uji-t pada penelitian ini menunjukkan bahwa pada uji hipotesis mengenai perbedaan kemampuan pemahaman konsep memiliki nilai signifikasi 0 001. Hasil uji hipotesis tersebut memiliki nilai signifikansi lebih kecil dari 0 05 yang artinya bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep siswa pada kelas XI TITL 1 dan XI TITL 2. Hasil penelitian juga dapat dilihat bahwa (1) hasil tes kemampuan pemahaman konsep kelas XI TITL 2 lebih tinggi daripada kelas XI TITL 1 dan (2) tingkat miskonsepsi kelas XI TITL 2 lebih rendah daripada kelas XI TITL 1. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran yang menggunakan model Double Loop Problem Solving dipadu metode Drill and Practice berpengaruh lebih dalam mereduksi miskonsepsi siswa daripada model logan Avenue Problem Solving ndash Heuristic dipadu metode Drill and Practice. Saran yang dianjurkan dalam penelitian ini adalah model pembelajaran generatif dipadu strategi induktif dapat digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran Dasar Listrik dan Elektronika untuk mereduksi miskonsepsi siswa.


Informasi Detail
DDC
Rs 621.46076 GHA p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Teknik Elektro, 2021.
Deskripsi Fisik
xviii, 227 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
01397/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2021
Subjek
1. INSTALASI MOTOR LISTRIK - MISKONSEPSI SISWA
2. INSTALASI MOTOR LISTRIK - MODEL PEMBELAIARAN
3. INSTALASI MOTOR LISTRIK - MISKONSEPSI SISWA

Pembimbing
1. H. Hakkun Elmunsyah ; 2. Hari Putranto
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik