Skripsi
Self care sebagai sumber inspirasi penciptaan karya seni lukis digital / Wahyu Aji Subekti
Abstrak
Kebanyakan sifat manusia sering berpikir bahwa meluangkan waktu untuk diri sendiri merawat diri dan mencintai diri sendiri dinilai egois. Namun diri kita justru membutuhkan waktu istirahat dan perhatian untuk pemulihan agar tetap menjadi pribadi yang positif dan produktif. Apalagi di tengah zaman yang menuntut kita semakin sibuk memperbaiki kesalahan dan menggapai apa yang belum tercapai. Manusia membutuhkan adanya self care (perawatan diri) sebagai bagian dari kepedulian kebutuhan dasar manusia dalam menenangkan fisik dan psikisnya. Pencipta menulis skripsi penciptaan ini bertujuan untuk menciptakan karya seni lukis digital yang terinspirasi dari bagaimana manusia pada usia muda mengekspresikan self care dalam hidupnya. Penciptaan ini menggunakan metode Catharina Patrick yang mana memiliki empat tahapan diantaranya tahap persiapan penetasan inspirasi dan pengembangan. Keempat tahap penciptaan ini dikembangkan menjadi enam buah karya yang selanjutnya dipamerkan dalam bentuk pameran seni yang diadakan secara virtual mengingat adanya pandemi covid 19 yang sedang terjadi pada saat ini. Pencipta ingin menyampaikan bahwa manusia memiliki cara masing-masing untuk menunjukkan rasa kepedulian baik terhadap diri sendiri ataupun orang lain dalam hidupnya. Dengan mengenal lebih dalam diri sendiri maka manusia akan lebih memahami bagaimana cara menghargai diri sendiri atau orang disekitarnya.