Tesis
Mengembangkan karakter disiplin oleh guru pada siswa Kelas 4 Sekolah Dasar Negeri 109 Bengkulu Utara / Ageng Dzakwan Tubba
Abstrak
Indonesia adalah negara yang berlandaskan pancasila. Seluruh warga masyarakat sangat menjunjung tinggi martabat bangsa. Salah satunya dapat dilihat dari perilaku para masyarakat yang mempunyai karakter baik. Disiplin dapat dijabarkan menjadi beberapa makna yaitu (1) tertib mentaati atau dapat mengendalikan tingkah laku dan mampu menguasai diri (2) berlatih menciptakan menyempurnakan sesuatu hal sebagai kemampuan mental atau karakter moral (3) sanksi yang diberikan untuk memperbaiki dan melatih diri (4) kumpulan kesepakatan atau peraturan untuk tingkah laku. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan strategi mengembangkan karakter disiplin pada siswa kelas 4 Sekolah Dasar Negeri 109 Bengkulu Utara mendeskripsikan perilaku disiplin siswa kelas 4 Sekolah Dasar Negeri 109 Bengkulu Utara mendeskripsikan kendala yang dihadapi dalam mengembangkan karakter disiplin pada siswa kelas 4 di Sekolah Dasar Negeri 109 Bengkulu Utara mendeskripsikan solusi untuk mengatasi kendala dalam mengembangkan karakter disilin pada siswa kelas 4 di Sekolah Dasar Negeri 109 Bengkulu Utara. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk menggambarkan obyek penelitian yang belum jelas dan penuh makna dan sitematis faktual dan akurat. Rancangan penelitian deksriptif ini digunakan untuk mendeskripsikan strategi mengembangkan karakter disiplin pada siswa kelas 4 perilaku disiplin siswa kelas 4 kendala dalam mengembangkan karakter disiplin pada siswa kelas 4 dan solusi mengatasi kendala dalam mengembangkan karakter disiplin pada siswa kelas 4. Jenis data pada penelitian ini ialah terkait deskripsi mengembangkan karakter disiplin pada siswa kelas 4 yang dilakukan oleh guru kelas. Sumber data penelitian ini ialah guru siswa kelas 4 dan peristiwa di lokasi penelitian. Teknik pengumbulan data yang digunakan peneliti ada tiga antara lain observasi wawancara studi dokumentasi. Peneliti menggunakan pedoman observasi dan wawancara catatan lapangan dan mengumpulkan data dokumentasi melalui foto. Teknik analisis data peneliti ialah pengumpulan data reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Intrumen penelitian terdapat dua tahap yaitu instrumen pengambilan data dan instrument analisis data. Peneliti bertindak sebagai observer perencana pengamat data pewawancara pengumpul data penganalisis dan penyusun laporan penelitian. Untuk mengecek keabsahan data peneliti menggunakan dua triangulasi yaitu triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) strategi mengembangkan karakter disiplin oleh guru pada siswa kelas 4 meliputi keteladanan dari guru pembiasaan contoh bagi siswa reward dan sanksi 2) perilaku disiplin siswa kelas 4 ditekankan pada kedatangan ke sekolah tepat waktu kejujuran dalam mengerjakan tugas ketaatan dalam mentaaati tata tertib sekolah kerapian dalam memakai seragam sekolah kesadaran diri dalam melaksanakan piket kelas 3) kendala yang dihadapi dalam mengembangkan karakter disiplin pada siswa kelas 4 ialah berasal dari siswa sendiri yang belum bisa mengatur kedisiplinan mereka dengan baik perlunya bimbingan oleh guru yang membuat siswa harus berusaha mengembangkan disiplin pada dirinya 4) solusi untuk mengatasi kendala dalam mengembangkan karakter disiplin pada siswa kelas 4 dengan pendekatan secara individual dan tidak menggunakan cara kekerasan pada siswa serta motivasi selalu di berikan oleh guru agar siswa berusaha mencapai keberhasilan di masa depan melalui kedisiplinan. Saran-saran dari peneliti ini ditujukan terkait 1) penerapan strategi yang guru gunakan sudah baik dengan banyak pendekatan strategi maka disarankan menggunakan pembiasaan keteladanan contoh bagi siswa reward sanksi 2) perilaku disiplin yang diterapkan oleh siswa sudah baik diharapkan selain guru kelas 4 pihak sekolah seperti kepala sekolah dan guru lainnya dapat mendukung berlangsungnya perilaku disiplin di SDN 109 Bengkulu Utara 3) kendala yang terjadi kebanyakan tidak terlalu memberatkan guru saran dari peneliti agar selalu konsisten dalam menyelesaikan masalah dengan penyelesaian yang bijaksana dan tidak membuat keputusan secara sepihak tanpa tau masalah apa yang terjadi pada siswa 4) solusi yang diterapkan guru sudah mencerminkan kedewasaan bagi seorang guru saran dari peneliti agar menambahkan variasi baru dalam menyelesaikan setiap kendala yang terjadi.