Skripsi
Ketahanan luntur warna ecoprint pada media kulit kambing terhadap gosokan basah dan sinar matahari / Mayang Fatkhi Rohmah
Abstrak
Ditemukan banyak pengrajin lebih memilih memanfaatkan pewarna buatan (sintetis) karena penggunaannya dinilai lebih cepat dan mudah akan tetapi sangat berbahaya bagi lingkungan karena dapat terkontaminasi oleh kandungan zat kimia hasil limbah pewarna sintesis. Adanya teknik ecoprint dapat meminimalisir kerugian lingkungan karena teknik pewarnaan alam yang melalui proses mencetak atau mentransfer warna dan bentuk motif dari tumbuhan secara langsung pada media. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui ketahanan warna ecoprint pada media kulit kambing terhadap gosokan basah dan sinar matahari menggunakan mordant tawas dan tunjung. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa niali ketahanan luntur warna terhadap gosokan basah dengan perlakuan mordant tawas sebesar 4 5 atau berkategori baik dan nilai sebesar 4 3 atau berkategori baik untuk perlakuan tunjung. Adapun niali ketahanan luntur warna terhadap sinar matahari dengan perlakuan mordant tawas sebesar 4 5 atau berkategori baik dan nilai sebesar 5 atau berkategori sangat baik untuk perlakuan tunjung.