UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Kuat tekan dengan variasi panjang batang pada sambungan baja canai dingin tipe c / Galih Prastana Putra

Putra, Galih Prastana - Nama Orang;

Abstrak
Perkembangan teknologi bahan konstruksi saat ini menunjukkan kecenderungan penggunaan material yang semakin efisien sesuai dengan kebutuhan. Salah satunya adalah penggunaan material baja ringan sebagai elemen struktur dalam konstruksi bangunan. Penggunaan baja canai dingin sebagai konstruksi atap sudah banyak diterapkan di rumah dan bangunan gedung lainnya. Sambungan buhul pada atap baja canai dingin merupakan salah satu hal yang menarik untuk di bahas. Sambungan baja canai dingin memiliki fungsi yaitu menyatukan dua buah baja canai dingin menjadi satu kesatuan juga berfungsi sebagai penyalur beban dari satu bagian kebagian yang lain. Variasi panjang dari sambungan buhul juga menyebabkan hasil kuat tekan yang berbeda untuk setiap panjangnya. Sambungan buhul yang berbentuk T terbalik ini diharapkan bisa menahan beban vertikal atap. Modifikasi dari sambungan yang back to back channel sudah sering digunakan dalam atap-atap pada umumnya. Dengan modifikasi sambungan lain yaitu dengan menyobek bagian sayap flens diharapkan bisa menahan beban yang lebih besar daripada sambungan back to back channel. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan besar kuat tekan sambungan baja canai dingin lendutan sambungan baja canai dingin juga mengetahui bagaimana kerusakan material akibat kuat tekan baja canai dingin tipe C dengan variasi panjang 20 cm 35 cm dan 50 cm. Benda uji berupa baja canai dingin tipe C dengan tebal 0.8 mm. Model sampel benda uji merupakan sambungan baja canai dingin yang di sambung tegak lurus menyerupai huruf ldquo T rdquo terbalik dengan beberapa variasi panjang. Jumlah benda uji yang diperlukan sebanyak 3 buah perulangan pada masing-masing variasi panjang. Hasil penelitian ini yaitu (1) rata rata kuat tekan sambungan baja canai dingin pada saat beban maksimum dengan variasi panjang 20 cm sebesar 112.33 MPa variasi panjang 35 cm sebesar 83.98 MPa dan variasi panjang 50 cm sebesar 81.25 MPa. Panjang batang vertikal dari baja canai dingin mempengaruhi besar nilai dari kuat tekan baja canai dingin. Semakin pendek batang maka semakin besar kuat tekan yang dapat dihasilkan (2) rata rata lendutan sambungan baja canai dingin pada saat beban maksimum dengan variasi panjang 20 cm sebesar 1.03 cm variasi panjang 35 cm sebesar 0.76 cm dan variasi panjang 50 cm sebesar 0.72 cm. Semakin panjang batang tekan maka semakin besar pula lendutan yang terjadi. Semakin panjang batang saat menerima beban maka akan mengalami kerusakan akibat tekuk (3) kerusakan material yang terjadi pada ketiga pengujian sama. Ketiganya mengalami tekuk lokal kerusakan tekuk lokal terjadi karena material baca canai dingin tidak mampu menerima beban aksial. Baja canai dingin merupakan material yang tipis sehingga pemberian beban pada batang sangat mempengaruhi perubahan bentuk profil.


Informasi Detail
DDC
Rs 690.15 PUT k
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Teknik Sipil, 2021.
Deskripsi Fisik
xv, 73 hlm. ; Ilus. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
03640/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2021
Subjek
1. SAMBUNGAN BAJA CANAI - KUAT TEKAN
2. ROLLED STEEL JOINTS - COMPRESSIVE STRENGTH

Pembimbing
1. Nindyawati; 2. Adjib Karjanto
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik