Skripsi
Hubungan kemampuan kognitif dengan keterampilan argumentasi ilmiah siswa SMA pada materi larutan elektrolit / Dinda Tauliah Salsabila
Abstrak
Pemahaman konsep larutan elektrolit harus dimiliki oleh siswa sebagai pendukung dalam mempelajari materi kimia lainnya seperti sel volta dan larutan asam serta dapat meningkatkan peran aktif siswa dalam menyelesaikan permasalahan ilmiah. Meningkatkan pemahaman kimia dapat dilakukan melalui argumentasi ilmiah. Penerapan argumentasi ilmiah dan peningkatan kemampuan kognitif penting diterapkan dalam pembelajaran sains agar siswa dapat mengkonstruksi pemahamannya dalam memecahkan permasalahan ilmiah dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan argumentasi ilmiah siswa dan kemampuan kognitif kimia siswa serta menganalisis hubungan antara kemampuan kognitif kimia dengan keterampilan argumentasi ilmiah siswa. Instrumen penilaian argumentasi menggunakan tes yang dibuat oleh Kusumawardani dengan hasil validasi 0 344 dan reabilitas 0 76. Dan instrumen kemampuan kognitif berupa dokumentasi nilai kognitif siswa. Penelitian ini menerapkan metode survei kuantitatif pada 385 siswa kelas XI IPA. Hasil penelitian menunjukkan keterampilan argumentasi ilmiah pada soal tertutup didominasi pada level 2 dengan kategori lemah dan level 3 dengan kategori cukup kuat sedangkan argumentasi ilmiah pada soal terbuka didominasi pada level 2 dengan kategori lemah. Kemampuan kognitif kimia siswa didominasi pada kemampuan kognitif kimia tingkat tinggi dengan nilai antara 85-94. Uji spearman rsquo s rho menunjukkan hubungan antara kemampuan kognitif kimia dengan keterampilan argumentasi ilmiah didominasi pada korelasi yang sangat lemah