Skripsi
Faktor-faktor pendukung dan penghambat penyelesaian Matakuliah Perancangan Konstruksi Mesin di Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Malang / Muhammad Aldian Paradhita
Abstrak
Banyak mahasiswa mengalami kesulitan dalam proses penyelesaian matakuliah perancangan konstruksi mesin. Dilihat dari data penyelesaian mata kuliah ini cukup beragam banyak mahasiswa yang menunda mata kuliah ini hingga akhir semester karena tidak lulus atau mengulang tentu hal ini dapat menyebabkan mahasiswa tidak lulus tepat waktu. Penelitian yang telah dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat mendukung atau menghambat mahasiswa serta solusinya. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data akan dipaparkan dalam bentuk deskripsi sehingga penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Teknik mengumpulkan data yang bisa digunakan yaitu angket/kuesioner serta wawancara terstruktur. Teknik analisis data digunakan dalam penelitian adalah teknik analisis kuantitatif kemudian dideskripsikan sehingga penelitian ini termasuk deskriptif kuantitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Faktor-faktor yang menjadi pendukung mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Malang dalam menyelesaikan Matakuliah Perancangan Konstruksi Mesin terdapat lima aspek yaitu Motivasi Lulus Tepat Waktu Menulis Karya Ilmiah Lingkungan Teman Sebaya Ketersediaan Sumber Belajar dan Kualitas Bimbingan. Faktor-faktor yang menjadi penghambat mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Malang dalam menyelesaikan Matakuliah Perancangan Konstruksi Mesin adalah aspek Motivasi Lulus Tepat Waktu jika dilihat lebih detail dari persentase sebesar 21 54% menurut asumsi mahasiswa terhambat karena lebih mementingkan lulus bersama teman dari pada lulus dengan tepat waktu aspek Menulis Karya Ilmiah jika dilihat lebih detail dari persentase 16 92% mahasiswa terhambat karena tidak memiliki pengetahuan dan pengalaman menulis karya ilmiah yang baik dan benar sehingga sering revisi naskah aspek Lingkungan Teman Sebaya dengan persentase 23 08% mahasiswa terhambat karena tidak memiliki lingkungan teman sebaya yang baik dan mendukung aspek Ketersediaan Sumber Belajar dengan persentase 20% mahasiswa terhambat karena sumber referensi yang tidak relevan sehingga sering revisi aspek Kualitas Bimbingan dengan persentase 21 54% mahasiswa terhambat karena tidak memiliki narasumber lain untuk berkonsultasi dan jadwal dosen pembimbing yang padat sehingga susah untuk ditemui untuk melakukan bimbingan.