Tugas Akhir
Mesin pengaduk kotoran kambing sebagai bahan utama pembuatan pupuk kandang dengan kapasitas 150 kg/jam / Nofi Nur Habibi
Abstrak
Indonesia merupakan negara yang agraris maka dari itu banyak sekali masyarakatnya yang bermatapencaharian setiap harinya menjadi petani nelayan dan peternak. Dalam beternak para peternak melakukan sering mengabaikan limbah kotoran kambing seehingga terbuang begitu saja. Hal kecil seperti limbah dapat menjadi masalah serius bagi peternak ditambah dengan kurangnya sosisalisasi tentang pemanfaatan limbah. Salah satu jenis pembuatan yaitu pupuk kandang pupuk kandang adalah pupuk yang berasal dari kotoran hewan. Pupuk kandang bermanfaat untuk menyediakan unsur hara makro dan mikro dan mempunyai daya ikat ion yang tinggi sehingga akan mengefektifkan bahan-bahan an organik di dalam tanah termasuk pupuk an organik. Perlu dilakukan upaya sehingga proses pembuatan campuran pupuk kandang dari bahan kotoran kambing menjadi hasil yang semaksimal mungkin. Agar hasil pencampuran bahan pupuk kandang menjadi rata dan lebih efisien dalam pengerjaan maka dirancang mesin pengaduk pupuk dan dilanjutkan pelatihan pengoperasian mesin pelatihan perawatan mesin dan pelatihan pengemasan produk untuk keperluan peningkatan pemasaran. Mesin pengaduk menggunakan sumber penggerak motor bakar 5 5 PK berbahan bakar bensin motor bakar terhubung dengan poros pengaduk lewat gearbox menggunakan pully dan belt. Proses pertama dalam pembuatan rancang bangun mesin pengaduk kotoran kambing dengan daya sebesar 5 5 PK adalah mencari referensi serta inovasi pembaruan. Sehingga dalam pembuatan mesin pengaduk kotoran kambing ini memiliki pembeda daripada yang lain. Penentuan bahan yang tepat pada dasarnya merupakan kompromi antara berbagai sifat lingkungan dan cara penggunaan sampai dimana sifat bahan dapat memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. proses pembuatan mesin dibagi menjadi tiga proses yang pertama yaitu pengukuran pada benda yang akan dikerjaakan. Kedua ada pemesinan yaitu proses pemotongan serta pembentukan bahan dengan menggunakan mesin gerinda tangan mesin bending dan bending roll. Ketiga ada perakitan yaitu menyatukan komponen yang sudah dibuat menggunaka las SMAW dan baut sebagai elemen pengikatnya. Setelah proses pembuatan mesin pengaduk kotoran kambing selesai maka langkah berikutnya adalah melakukan uji coba mesin. Untuk mengetahui itu kita lakukan uji coba sehingga mendapat hasil yang bagus dalam pembuatan dan pemakaian mesin pengaduk kotoran kambing ini. Berdasarkan proses perancangan dan pembahasan hingga pengujian mesin pengaduk mesin pengaduk pembuatan pupuk kandang dari kotoran kambing ini maka dapat disimpulkan bahwa mesin masih kuat untuk dipakai dengan kapasitas volume lebih dari 10 kg (lebih tepatnya 12 62 kg) dalam 3 menit. Dengan volume yang dapat menampung sebesar itu jika pengerjaan dilakukan dalam satu jam dapat digunakan untuk kapasitas 150 kg/jam.