Skripsi
Pengembangan bahan pembelajaran mobile learning berbasis discovery learning pada materi plantae untuk melatih keterampilan kolaborasi siswa kelas x SMA Negeri 7 Malang / Amalia Nurul Arfianti
Abstrak
RINGKASAN Arfianti A. N. 2020. Pengembangan Bahan Pembelajaran Mobile Learning Berbasis Discovery Learning pada Materi Plantae untuk Melatih Keterampilan Kolaborasi Siswa Kelas X SMA Negeri 7 Malang. Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang (I) Dra. Sunarmi M.Pd. (II) Drs. I Wayan Sumberartha M.Sc. Kata Kunci bahan pembelajaran mobile learning discovery learning plantae keterampilan kolaborasi. Abad 21 ditandai dengan adanya perkembangan sains teknologi dan informasi yang semakin pesat. Keterampilan abad 21 yang harus dimiliki oleh siswa antara lain 1) keterampilan berkomunikasi 2) keterampilan berkolaborasi 3) keterampilan berpikir kritis dan problem solving 4) keterampilan kreativitas dan inovasi. Salah satu keterampilan abad 21 yang harus dimiliki oleh siswa yaitu keterampilan kolaborasi. Berdasarkan observasi dan wawancara yang telah dilakukan diketahui bahwa keterampilan kolaborasi yang dimiliki oleh siswa cenderung rendah dapat dilihat dari interaksi antar siswa. Siswa masih belum bisa bekerjasama secara produktif kurang berpartisipasi dan berkontribusi saat diskusi serta masih rendahnya sikap saling menghargai pendapat. Rendahnya kolaborasi pada siswa disebabkan karena model pembelajaran yang digunakan oleh guru kurang menekankan pada pembelajaran berkelompok yang dapat membangun interaksi siswa. Pembelajaran yang dapat memotivasi siswa seperti penggunaan media pembelajaran sangat diperlukan. Keefektifan suatu pembelajaran dapat dimunculkan dengan melakukan inovasi pada model pembelajaran metode pembelajaran serta media pembelajaran yang digunakan selama kegiatan pembelajaran. Inovasi yang dapat digunakan seperti penggunaan mobile learning yang memanfaatkan teknologi untuk memperoleh materi dan informasi atau sering disebut sebagai mobile learning. Mobile learning merupakan suatu pembelajaran yang dikemas melalui mobile device serta dapat digunakan kapan saja dan di mana saja dan dapat mempermudah dalam penguasaan materi. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE menurut Branch dengan 5 tahapan yang terdiri dari Analyze (Analisis) Design (Perancangan) Develop (Pengembangan) Implement (Implementasi) dan Evaluate (Evaluasi). Subjek uji coba pada penelitian ini adalah 10 siswa kelas XI MIPA 3. Proses pengembangan aplikasi ini diawali dengan tahap desain dengan menggunakan CorelDRAW X4 selanjutnya pembuatan aplikasi menggunakan Android Studio. Hasil uji validasi oleh ahli materi sebesar 75% ahli instrumen yang meliputi silabus RPP dan Soal (asesmen) masing-masing sebesar 75%. Persentase tersebut menunjukkan bahwa materi dan soal evaluasi yang terdapat dalam media cukup valid dan layak digunakan dengan adanya revisi kecil. Uji validasi dari ahli media sebesar 95 8% yang menunjukkan bahwa media sangat layak untuk digunakan tanpa adanya revisi. Hasil uji kepraktisan yang dilakukan oleh guru biologi sebesar 92 5% dan pada siswa sebesar 90 4%. Persentase tersebut menunjukkan bahwa media dianggap praktis serta mudah untuk digunakan.