Skripsi
Perbedaan berfikir kritis dan hasil belajar antara model pembelajaran kooperatif tipe think talk write (ttw) dan student team achievment division (stad) pada mata pelajaran sistem rem konvensional Siswa Kelas XI Tkro SMKN 6 Malang / Agung Pambudi
Abstrak
Sekolah Menengah Kejuruan merpakan sarana yang disiapkan untuk peserta didik dalam menuju lingkungan pekerjaan yang profesional sesuai dengan bidang keahliannya. Dalam upaya untuk mencapai tujuan tersebut maka pembelajaran yang berkualitas dibutuhkan guna meningkatkan kemampuan siswa. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di SMK N 6 Malang bahwasanya siswa kurang berkompeten dalam memahami materi sistem rem konvesional serta kurangnya tingkat berfikir kritis siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hasil belajar dan kemampuan berfikir kritis siswa antara yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write secara daring sebagai eksperimen dan Student Team Achievement Division secara daring sebagai kontrol. Rancangan peneliitian ini menggunakan model posstest control group design only. Pengujian data dalam penelitian ini digunakan uji T (2-tailed) dengan taraf signifikansi sebesar 0 05. Hasil penelitian deskriptif pada penelitian ini menunjukan kelas eksperimen memperoleh rata-rata nilai hasil belajar sebesar 86 31 dan pada kelas control rata-ratanya adalah 79 68. Hasil deskriptif kemampuan berfikir kritis siswa kelas eksperimen masuk ke dalam kategori ldquo Kritis rdquo dengan rata-rata nilai 76 9 sedangkan kelas kontrol kategorinya adalah ldquo Cukup Kritis rdquo dengan rata-rata nilai 69 6. Hasil penelitian menggunakan uji T pada hasil belajar siswa di dapatkan nilai Sig. (2-Taiiled) 0 010 lt 0 05 yang berarti bahwa ada perbedaan yang signifikan data hasil belajar yaitu nilai posttest antara kelas eksperimen dengan hasil belajar kelas control. Sementara pada kemampuan berfikir kritis didapatkan nilai Sig. (2-Tailed) 0 010 lt 0 05 yang berarti bahwa ada perbedaan yang signifikan data kemampuan berfikir kritis yaitu nilai posttest antara kelas eksperimen dengan kemampuan berfikir kritis siswa kelas kontrol.