Skripsi
Identifikasi miskonsepsi siswa menggunakan diagnostic four tier pada materi hidrolisis garam kelas xi SMA Nasional Malang / Yustina Yelin
Abstrak
RINGKASAN Yelin Yustina.2020.Mengdentifikasi Miskonsepsi Siswa Kelas X1 SMA Nasional Malang pada materi Hidrolisis Garam menggunakan pengembangan instrumen Four-Tier.Skripsi.Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negri Malang.Pembimbing (1) Habiddin S.Pd. M.Pd (11) Ida Bagus Suryadharma Drs. M.S. Kata Kunci Identifikasi miskonsepsi Hidrolisis Garam Materi Hidrolisis Garam merupakan salah satu materi yang dianggap sulit oleh siswa karena kesulitan tersebut maka dapat mengakibatkan kesalah pahaman dan apabila kesalahan ini berlansung lama maka dapat menyebabkan miskonsepsi pada siswa. Jika miskonsepsi tersebut tidak cepat diatasi maka akan berdampak buruk pada konsep-konsep pada materi selanjutnya karena materi dalam ilmu kimia saling berhubungan. Untuk mengatasi miskonsepsi yang terjadi pada siswa maka dilakukan identifikasi dengan menggunakan instrumen diagnistik. Dalam penelitian ini instrumen yang digunakan untuk dapat mengidentifikasih miskonsepsi pada siswa yaitu denggan mengunakan instrumen soal pilihan ganda Four ndash Tier. Soal pilihan ganda Four- Tier merupakan instrumen diagnostik yang efisisen untuk mengetahui miskonsepsi siswa dengan waktu pengoreksian yang sangat singkat dan dengan cepat mengetahui peserta didik yang kesulitan dalam memahami materi atau peserta didik yang sungguh-sungguh memahami konsep. Selain itu dalam soal pilihan ganda Four- Tier memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi. Rancangan penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif.Subjek penelitian adalah 50 siswa SMA Nasional Malang yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas XI IPA A dan XI IPA B. Data penelitian ini merupakan hasil dari jawaban siswa terhadap soal-soal materi Hidrolisis Garam yang menggunakan soal pilihan ganda Four-Tier. Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa sebanyak 48 18 % siswa yang mengalami miskonsepsi pada materi Hidrolisis Garam yang berasal dari Asam Kuat dan Basa Kuat 43 4 % materi Hidrolisis Garam yang berasal dari Asam Lemah dan Basa Kuat 45% materi Hidrolisis Garam yang berasal dari Asam Kuat dan Basa Lemah 26 % materi Hidrolisis Garam yang berasal dari Asam Lemah dan Basa Lemah.