Skripsi
Pengaruh karakteristik gender dan gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru di SMP Negeri se-Kabupaten Sidoarjo / Wulan Roudhotul Nasikhah
Abstrak
Karakteristik gender yang dimiliki oleh kepala sekolah sangat menentukan keberhasilan lembaga pendidikan khususnya kinerja guru. Karakteristik gender yang terbangun akan berdampak pada kinerja guru. Kepala sekolah yang mempunyai karakteristik gender yang baik akan menghasilkan hubungan kerja yang baik diantara seluruh warga sekolah (Hatifah 2015 1102). Kepala sekolah tidak pernah lepas dengan gaya kepemimpinan dalam melaksanakan tugasnya. Kepala sekolah dalam memimpin lembaga pendidikan mempunyai gaya kepemimpinan yang berbeda-beda dalam menjalankan aktivitas organisasinya. Guru dalam melakukan tugasnya sangat membutuhkan perhatian serta arahan agar kualitas mengajarnya terus meningkat. Oleh karena itu kualitas kinerja guru sangat ditentukan oleh kepala sekolah dalam membinanya (Gunawan dkk. 2020 128). Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui karakteristik gender yang dimiliki oleh Kepala SMP Negeri se-Kabupaten Sidoarjo (2) untuk mengetahui gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh Kepala SMP Negeri se-Kabupaten Sidoarjo (3) untuk mengetahui seberapa tingkat kinerja guru di SMP Negeri se-Kabupaten Sidoarjo (4) untuk mengetahui pengaruh karakteristik gender terhadap kinerja guru di SMP Negeri se-Kabupaten Sidoarjo (5) untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru di SMP Negeri se-Kabupaten Sidoarjo (6) untuk mengetahui pengaruh karakteristik gender dan gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru di SMP Negeri se-Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian korelasi berganda. Terdapat beberapa teknik analisis yang digunakan yaitu (1) analisis deskriptif (2) uji asumsi dan (3) regresi ganda. Populasi penelitian ini adalah pendidik di SMP Negeri se-Kabupaten Sidoarjo yang berjumlah 1.947 orang pendidik. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik area random sampling yakni proses pengambilan sampel dilakukan per area mata angin meliputi bagian utara selatan barat dan timur. Hal ini dikarenakan jumlah populasinya tergolong sangat besar dan mencakup satu kabupaten yang memiliki wilayah yang sangat luas. Selanjutnya peneliti melakukan pengambilan sampel per area mata angin dengan menggunakan teknik simple random sampling di mana pengambilan sampel dipilih secara acak. Sehingga diperoleh sebanyak 8 buah sekolah dengan sampel penelitian sebanyak 332 orang pendidik. Simpulan penelitian ini adalah (1) karakteristik gender yang dimiliki oleh kepala sekolah berjenis kelamin laki-laki maupun perempuan adalah karakteristik gender dengan tipe androgini yang merupakan perpaduan antara karakteristik gender maskulin dan feminin (2) gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh kepala sekolah adalah gaya kepemimpinan demokratis yang selalu melibatkan bawahan dalam proses pengambilan keputusan (3) tingkat kinerja guru di SMP Negeri se-Kabupaten Sidoarjo tergolong sangat tinggi guru sudah mampu menyusun perencanaan pembelajaran melaksanaan pembelajaran mengevaluasi proses dan hasil pembelajaran serta menyelenggarakan program tindak lanjut pembelajaran dengan sangat baik (4) ada pengaruh yang signifikan antara karakteristik gender kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru di SMP Negeri se-Kabupaten Sidoarjo (5) ada pengaruh yang signifikan antara gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru di SMP Negeri se-Kabupaten Sidoarjo serta (6) ada pengaruh karakteristik gender dan gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru di SMP Negeri se-Kabupaten Sidoarjo. Saran yang dapat diberikan antara lain bagi (1) Pendidik di SMP Negeri se-Kabupaten Sidoarjo untuk selalu meningkatkan kemampuannya dalam mengajar mulai dari menyusun perencanaan pembelajaran melakukan proses pembelajaran melakukan evaluasi dan penilaian hasil belajar serta melakukan program tindak lanjut (2) Kepala SMP Negeri se-Kabupaten Sidoarjo untuk selalu melakukan refleksi diri terhadap karakteristik gender yang dimiliki serta melakukan perbaikan terhadap gaya kepemimpinan yang diterapkan agar lebih maksimal (3) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo untuk selalu memberikan pengarahan kepada kepala sekolah agar memimpin lembaga pendidikan sesuai dengan karakteristik gender yang dimilikinya serta lebih meningkatkan gaya kepemimpinan yang diterapkan (4) Ketua Jurusan Administrasi Pendidikan menjadi referensi bagi jurusan sesuai dengan substansi manajemen pendidikan dan kepemimpinan pendidikan terkait dengan karakteristik gender dan gaya kepemimpinan yang berpengaruh terhadap kinerja guru (5) Peneliti lain dapat menjadi referensi untuk melakukan penelitian terhadap karakteristik gender dan gaya kepemimpinan yang berpengaruh terhadap kinerja guru.