Skripsi
Studi tingkat kebugaran jasmani peserta ekstrakurikuler cabang olahraga bela diri di SMA Negeri 2 Kota Batu / Esta Pamuji Ario Pamungkas
Abstrak
RINGKASAN Pamungkas Esta Pamuji Ario. 2020. Studi Tingkat Kebugaran Jasmani Peserta Ekstrakurikuler Cabang Olahraga Bela Diri Di SMA Negeri 2 Kota Batu. Skripsi. Jurusan S1 Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing Prof. Dr. M.E. Winarno M.Pd. Kata Kunci Kebugaran Jasmani Ekstrakurikuler Bela Diri Kebugaran jasmani merupakan salah satu faktor penting dalam kegiatan ekstrakurikuler. Dalam setahun terakhir yakni tahun 2019 peserta esktrakurikuler cabang olahraga bela diri yang terdiri dari karate dan gulat aktif mengikuti kejuaraan dan berprestasi. Dalam wawancara pelatih hanya melakukan latihan satu kali dalam seminggu dan belum pernah dilakukan tes kebugaran jasmani. hal ini menarik peneliti untuk melakukan penelitian terhadap kebugaran jasmani ekstrakurikuler karate dan gulat dengan berjudul ldquo Studi Kebugaran Jasmani Peserta Ekstrakurikuler Cabang Olahraga Bela Diri Di SMA Negeri 2 Kota Batu rdquo . Penelitian ini bertujuan mengukur dan mendeskripsikan tingkat kebugaran jasmani pada ekstrakurikuler cabang olahraga bela diri yang terdapat di SMA Negeri 2 Kota Batu. Dengan menggunakan komponen kecepatan kekuatan otot lengan kekuatan otot perut power otot tungkai dan daya tahan kardiovaskuler. Penelitian ini menggunakan jenis rancangan penelitian deskriptif dengan metode teknik pengumpulan data menggunakan tes. Total sampel berjumlah 20 orang terdiri atas 10 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan yang tergabung dalam ekstrakurikuler karate dan gulat. Instrumen yang digunakan adalah Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk umur 16-19 tahun. Tes yang dilakukan yaitu lari 60 meter gantung angkat tubuh (pull up) untuk putra 60 detik dan gantung angkat tubuh siku tekuk 60 detik untuk putri baring duduk (sit up) 60 detik loncat tegak (vertical jump) lari sejauh 1 2 kilometer untuk putra dan 1 kilometer untuk putri. Berdasarkan hasil tes kebugaran jasmani peserta ekstrakurikuler olahraga beladiri karate dan gulat di SMA Negeri 2 Kota Batu secara keseluruhan 20 peserta dengan sejumlah 0 siswa atau (0%) masuk dalam kategori baik sekali sejumlah 7 siswa atau (35%) masuk dalam kategori baik sejumlah 8 siswa atau (40%) masuk dalam kategori sedang sejumlah 4 siswa atau (20%) masuk dalam kategori kurang dan sejumlah 1 siswa atau (5%) masuk dalam kategori kurang sekali. Tingkat kebugaran jasmani ekstrakurikuler olahraga beladiri karate dan gulat di SMA Negeri 2 Kota Batu sebagian besar masuk dalam kategori sedang yaitu (40%). Maka dapat disimpulkan dari hasil penelitian ini adalah pentingnya suatu kebugaran jasmani pada diri peserta didik yang mengikuti ekstrakurikuler khususnya ekstrakurikuler olahraga agar dapat mencapai sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dalam faktor kebugaran jasmani serta mencapai prestasi dalam ajang kejuaraan selanjutnya. Saran yang diberikan kepada peserta ekstrakurikuler beladiri karate dan gulat yaitu meningkatkan volume latihan secara rutin dan terprogram demi peningkatan kualitas jasmani yang lebih baik. Selanjutnya memotivasi diri serta tetap semangat agar mendapatkan hasil yang lebih baik lagi.