UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Peranan sanggar tarara dalam pelestarian tari tandhang di Kabupaten Bangkalan / Yuliana

Yuliana - Nama Orang;

Abstrak
Bangkalan merupakan salah satu kabupaten di Madura yang memilihi banyak kesenian. Keanekaragaman dan berbagai bentuk seni budaya tradisional tersebut menunjukkan betapa tinggi budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. sehingga muncullah Undang-Undang Nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Namun banyaknya budaya luar yang masuk saat ini membuat budaya tradisi menjadi luntur maka perlu adanya peranan sanggar kesenian sebagai upaya pelestarian kesenian tradisi. Sanggar Tarara merupakan sanggar kesenian yang ada di Kabupaten Bangkalan. Salah satu karya dari sanggar ini yaitu tari Tandhang. Tari Tandhang merupakan hasil revitalisasi yang bersumber dari kesenian Sandur Bangkalan. Sandur Bangkalan sendiri merupakan kesenian turun-temurun yang saat ini telah sulit ditemukan pertunjukannya. Sehingga Sanggar Tarara mengemasnya dalam bentuk tari Tandhang sebagai tari tradisional kreasi baru. Tari ini menggambarkan karakter orang Madura dalam menjalani hidup. Untuk dapat mengenalkan dan melestarikannya perlu adanya peranan Sanggar Tarara agar tari Tandhang dapat diterima oleh masarakat luas khususnya kabupaten Bangkalan sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan nilai-nilai yang terdapat dalam tari Tandhang (2) Menjelaskan peranan Sanggar Tarara dalam pelestarian tari Tandhang di Kabupaten Bangkalan (3) Menjelaskan hambatan-hambatan Sanggar Tarara dalam pelestarian tari Tandhang di Kabupaten Bangkalan (4) Menjelaskan solusi dari hambatan-hambatan Sanggar Tarara dalam pelestarian tari Tandhang di Kabupaten Bangkalan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah informan yang memberikan data penelitian melalui wawancara observasi dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah ketua Sanggar Tarara pengelola Sanggar Tarara pelatih tari murid tari dan pedagang sekitar sanggar. Teknik analisis ini melalui tiga tahap yaitu reduksi data penyajian data dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan temuan dengan pengecekan ulang dan triangulasi. Hasil penelitian ini meunjukan bahwa 1) Nilai-nilai pada tari Tandhang merupakan nilai yang diambil dari pengalaman dan kepribadian orang Madura dalam menjalani kehidupannya sehari-hari dan telah menjadi nilai filosofi. Nilai tersebut yaitu nilai dinamis dan nilai moral. Kemudian gerakan pada tari Tandhang menggambarkan bahwa orang Madura terlihat keras namun sebenarnya berhati lembut. 2) Peranan Sanggar Tarara dalam pelestarian tari Tandhang yaitu dengan mengadakan pelatihan di Sanggar Tarara sekolah-sekolah dan dirumah muris atau privat tari. Kemudian dengan pementasan tari Tandhang di berbagai event dan acara. dan pemanfaatan media sosial seperti instagram dan youtube untuk mempermudah orang lain mengetahui tari Tandhang 3) Hambatan-hambatan yang dihadapi Sanggar Tarara yaitu keterlambatan kemampuan anak yang berbeda adanya rasa malas kurangnya minat terhadap tari dan terdapat perbedaan pendapat masyarakat. 4) Solusi dalam menghadapi hambatan yaitu mengingatkan latihan membagi murid berdasarkan kelompok memotivasi diri menarik minat dan menghargai perbedaan pendapat yang ada di Masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian disarankan sebagai berikut Bagi pengelola Sanggar Tarara diharapkan dapat terus berinovasi untuk mengenalkan tari Tandhang ke masyarakat luas. Sehingga tari Tandhang bukan hanya dikenal di nusantara melainkan juga dunia. Bagi pelatih tari Tandhang diharapkan dapat terus semangat dan sabar dalam memberikan pelatihan bagi murid-murid sanggar. Menurut saya srategi pelatihan dengan membagi murid menjadi dua kategori dan membagi menjadi beberapa kelas disetiap kategorinya sudah baik. Sehingga pelatih hanya perlu memahami bagaimana tingkat pemahaman setiap muridnya. Bagi murid tari terutama tari Tandhang diharapkan dapat termotivasi dan memotivasi diri untuk menjadi orang berkesenian sehingga dapat terus melestarikan tidak hanya tari Tandhang melainkan tari tradisional lainnya. Untuk penari tari Tandhang sebaiknya dilakukan oleh laki-laki agar lebih dapat diterima oleh masyarakat Bangkalan. Bagi pedagang yang berada di sekitar lokasi Sanggar Tarara diharapkan dapat terus berjualan sehingga dapat membantu perekonomian keluarga. Selain membantu perekonomian keluarga juga akan membantu mereka yang lapar atau haus ketika akan atau sedang istirahat saat latihan.


Informasi Detail
DDC
Rs 306.4846 YUL p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 2021.
Deskripsi Fisik
xviii, 124 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
03303/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2021
Subjek
1. TARI TRADISIONAL - PELESTARIAN BUDAYA
2. TARI TANDANG
3. TRADITIONAL DANCE - CULTURE PRESERVATION

Pembimbing
1. Margono ; 2. H. Edi Suhartono
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik