Skripsi
Efektivitas model pembelajaran project based learning (pjbl) berbasis stem pada materi asam dan basa untuk meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik kelas xi SMA Negeri 1 Singosari / Monika Tri Indarwati
Abstrak
RINGKASAN Indarwati Monika Tri. 2020. Efektivitas Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Berbasis Stem pada Materi Asam dan Basa untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik Kelas XI SMA Negeri 1 Singosari. Skripsi. Program Studi S1 Pendidikan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Sumari M.Si. Kata kunci STEM PjBL hasil belajar kognitif asam dan basa. Student centered learning merupakan pembelajaran yang berpusat terhadap peserta didik dimana peserta didik secara penuh berperan aktif dalam pembelajaran sedangkan guru hanya berperan sebagai fasilitator. Salah satu model pembelajaran yang berpusat terhadap peserta didik adalah model Project Based Learning (PjBL) yang dipadukan dengan pendekatan Scientific Technology Engineering and Mathematics (STEM). Pembelajaran dengan STEM PjBL merupakan pembelajaran berbasis proyek dengan mengintegrasikan 4 bidang STEM. Ningtyas (2019) mengembangkan bahan ajar STEM PjBL pada materi asam dan basa. Pengembangan bahan ajar tersebut mengadaptasi model 4D (Four-D model) yang dikembangkan oleh Thiagarajan tahun 1974 yang terdiri dari tahap pembatasan (Define) tahap perancangan (Design) tahap pengembangan (Develop) dan tahap penyebarluasan (Disseminate). Namun tahap penyebarluasan (Disseminate) belum dilaksanakan. Oleh sebab itu peneliti ingin melanjutkan tahap penyebarluasan (Disseminate) untuk mengetahui efektivitas dari model pembelajaran STEM PjBL pada materi asam dan basa. Rancangan penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu atau Quasi Experimental Design dengan Posttest Only Control Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI IPA SMAN 1 Singosari. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik penarikan sampel acak berkelompok (cluster random sampling). Sampel yang digunakan adalah kelas XI IPA A sebagai kelas eksperimen yang dibelajarkan dengan bahan ajar STEM PjBL dan XI IPA F sebagai kelas kontrol yang dibelajarkan menggunakan bahan ajar UKBM dengan metode konvensional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ada dua macam yaitu instrumen perlakuan meliputi RPP untuk kelas kontrol dan eksperimen silabus bahan ajar STEM PjBL dan UKBM yang telah dilakukan uji validasi dengan validator ahli yaitu dua guru kimia SMAN 1 Singosari. Selanjutnya instrumen pengukuran meliputi lembar observasi yang digunakan untuk mengetahui keterlaksanaan dari RPP yang telah dilaksanakan dan soal untuk postest sebanyak 33 soal yang telah dilakukan uji coba dimana persentase validitas isi sebesar 80%. Melalui uji validitas empirik terdapat 30 soal valid dan 3 soal tidak valid dengan kategori 18 soal mudah 14 soal sedang serta 1 soal sukar. Selanjutnya melalui uji daya beda terdapat 11 soal kriteria baik 16 soal kriteria sedang dan 6 soal kriteria jelek dengan reliabilitas soal sebesar 0 841. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif yang meliputi analisis data keterlaksanaan RPP dan analisis statistik dengan bantuan SPSS 25.0 for Windows yang meliputi uji normalitas uji homogenitas uji kesamaan dua rata-rata serta uji hipotesis. Hasil menunjukkan bahwa (1) Keterlaksanaan RPP dengan bahan ajar STEM PjBL memiliki rata-rata sebesar 92% dan pembelajaran dengan bahan ajar UKBM sebesar 91% yang diukur dengan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. (2) Terdapat perbedaan antara hasil belajar peserta didik yang menggunakan bahan ajar STEM PjBL dengan hasil belajar peserta didik yang menggunakan bahan ajar UKBM. Hal tersebut ditunjukkan dengan rata-rata hasil belajar peserta didik kelas eksperimen (68 74) lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata hasil belajar peserta didik kelas kontrol (60 65).