Tesis
Implementasi kompetensi mahasiswa Prodi s2 Pendidikan Sejarah pada program kajian dan praktik lapangan (kpl) melalui perkuliahan daring di Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang / Achmad Akbar Holis
Abstrak
ABSTRAK Holis Akbar Achmad 2020. Implementasi Kompetensi Mahasiswa Prodi S2 Pendidikan Sejarah Pada Program Kajian dan Praktik Lapangan (KPL) Melalui Perkuliahan Daring Di Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Tesis. Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ari Sapto M.Hum Pembimbing (II) Dr. Sukamto M.Pd M.Si. Kata Kunci Implementasi Kompetensi Kajian dan Praktik Lapangan (KPL) Perkuliahan Daring. Pembelajaran daring menjadi salah satu solusi alternatif di tengah meluasnya wabah virus covid 19. Implementasi kompetensi mahasiswa Prodi S2 Pendidikan Sejarah pada program kajian dan praktik lapangan (KPL) untuk pertama kalinnya dilaksanakan melalui sistem daring. Penguasaan kompetensi menjadi penting untuk diteliti kerena kompetensi merupakan hasil kerja nyata seseorang yang bisa dilihat dan dirasakan sesuai dengan bidang yang digeluti. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana implementasi kompetensi mahasiswa Prodi S2 Pendidikan Sejarah pada progam Kajian dan Praktik Lapangan (KPL) melalui perkuliahan daring sesuai dengan Undang-Undang Guru dan Dosen Nomor 14 tahun 2005. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis Miles dan Huberman melalui teknik analisis data yang digunakan dalam bentuk interaktif melalui empat tahap yaitu pengumpulan data reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan implementasi kompetensi yang dimiliki mahasiswa Prodi S2 Pendidikan Sejarah didasarkan pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru Dan Dosen meliputi kompetensi pedagogik kompetensi kepribadian kompetensi sosial dan kompetensi profesional yaitu (1) Pertama dilihat dari aspek kompetensi pedagogik ditemukan kurangnya penguasaan dalam menerapkan berbagai metode belajar dan pada menejemen kelas masih terkesan memposisikan diri sebagai center learning atau pusat belajar bukan lebih berperan sebagai fasilitator (2) Kedua pada aspek kompetensi kepribadian sudah sangat baik karena tidak ditemukan kekurangan pada kepribadian mahasiswa Prodi S2 Pendidikan Sejarah (3) Ketiga dilihat dari aspek kompetensi sosial yaitu kurangnya kepekaan sosial terhadap mahasiswa atau masih kurang memahami dan mendalami karakteristik mahasiswa di masing-masing kelas (4) Keempat dilihat dari aspek kompetensi profesional yaitu kurangnya pola pembelajaran yang interaktif dalam artian ketika mahasiswa diberikan kesempatan untuk bertanya masih kurang responsif ditunjukkan dengan tidak ada yang mangajukan pertanyaan. Penyampaian materi kepada mahasiswa juga terlalu cepat. Saran peneliti yaitu supaya terus ada penelitian yang meneliti tentang kompetensi karena kompetensi menjadi salah satu ukuran atau indikator bahwa seseorang memang benar ahli dan kompeten dibidangnya