Skripsi
Analisis detraining dan indeks massa tubuh (imt) selama pandemi covid-19 terhadap kemampuan gerak kelentukan otot dan sendi pada vertebrae atlet ukm karate Universitas Negeri Malang / Redo Bagus Satria
Abstrak
Bagus Redo Satria. 2021. Analisis Detraining dan Indeks Massa Tubuh (IMT) Selama Pandemi COVID-19 Terhadap Kemampuan Gerak Kelentukan Otot dan Sendi Pada Vertebrae Atlet UKM Karate Universitas Negeri Malang. Skripsi Jurusan Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Olivia Andiana S.Or M.Kes (II) Ahmad Abdullah M.Kes. Kata Kunci detraining indeks massa tubuh kelentukan. Pandemi COVID-19 menyebabkan pembatasan sosial yang berdampak pada pembatasan seseorang untuk dapat beraktivitas fisik yang menyebabkan perubahan gaya hidup yang tidak sehat (sedentary). Kurangnya aktivitas fisik berdampak pada pola hidup yang tidak sehat dan perubahan pola makan yang tidak teratur yang menimbulkan asupan gizi yang tidak seimbang sehingga menyebabkan terjadinya detraining dan naiknya indeks massa tubuh (IMT) dari hal tersebut berdampak pada menurunnya tingkat kelentukan pada individu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara detraining dan indeks massa tubuh (IMT) terhadap kemampuan gerak kelentukan otot dan sendi pada vertebrae atlet UKM karate Universitas Negeri Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling. Rancangan penelitian pada penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan menggunakan cross sectional. Penelitian dilakukan di Lapangan Tennis Universitas Negeri Malang pada bulan November 2020. Populasi pada penelitian ini adalah atlet UKM Karate Universitas Negeri Malang sebanyak 25 orang dan sampel yang bersedia diteliti berjumlah 19 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes yaitu kuesioner atau angket tes antropometri dan tes kelentukan menggunakan sit and reach test. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat rank spearman yang diolah dalam sofware aplikasi pengolah data yaitu IBM SPSS Statistic versi 25. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa detraining dan indeks massa tubuh (IMT) mempunyai hubungan yang signifikan terhadap kelentukan.