Tesis
Pengembangan instrumen autentic assessment untuk keterampilan berbicara bahasa Jerman di sekolah menengah atas / Anggi Novitasari
Abstrak
RINGKASAN Novitasari Anggi. 2021. Pengembangan Instrumen Authentic Assessment untuk Keterampilan Berbicara Bahasa Jerman di Sekolah Menengah Atas. Tesis Program Studi Magister Keguruan Bahasa Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Primardiana H. W. M.Pd. (II) Dr. Roekhan M.Pd. Kata Kunci Authentic Assessment keterampilan berbicara bahasa Jerman peserta didik Penelitian ini mengembangkan instrumen asesmen autentik yang disusun dalam bentuk deskripsi tugas monolog dan dialog. Sumber data pada penelitan ini adalah peserta didik kelas XII semester I dari SMAN 5 Malang SMAN 7 Malang dan SMAN Taruna Nala Jawa Timur. Instrumen keterampilan berbicara berbasis penilaian autentik terdiri dari kisi-kisi tugas dan rubrik penilaian autentik untuk kelas XII semester I dikaitkan dengan topik Freizeitbesch auml ftigung/Hobby (kegiatan pada waktu luang/hobi). Pengembangan instrumen dilakukan menggunakan tahapan dari Cennamo amp Kalk (2019) yang terdiri dari tahap define design demonstrate develop dan deliver. Melalui metode pengembangan yang telah dilewati menghasilkan tujuh tugas keterampilan berbicara dengan spesifikasi tugas bertanya dan menjawab berdialog tentang kegiatan pada waktu luang mendeskripsikan hobi dan rutinitas harian mendeksripsikan informasi pada teks khusus mengenai kegiatan pada waktu luang berdialog mengenai topik Verabredung (janji/pertemuan) dan menyanyikan lagu sesuai kreativitas peserta didik. Produk telah divalidasi oleh dua dosen bahasa Jerman Universitas Negeri Malang dan dua praktisi guru bahasa Jerman di Kota Malang serta diujicobakan di SMAN 5 Malang SMAN 7 Malang dan SMAN Taruna Nala Jawa Timur. Hasil perhitungan validitas isi Gregori terhadap instrumen tugas menunjukkan koefisien 1 untuk semua item yang menunjukkan bahwa validitas instrumen sangat tinggi sedangkan perhitungan reliabilitas instrumen pada tugas menggunakan Rater Cohen rsquo s Kappa menunjukkan koefisien antara 0 5-0 965 yang menunjukkan reliabilitas instrumen sangat baik. Produk akhir yang dihasilkan dari penelitian ini berupa tujuh tugas keterampilan berbicara dengan integrasi platform pembelajaran dan media sosial seperti Zoom Video Conferencing Skype Instagram Padlet Webquest WhatsApp dan Youtube. Setiap set tugas terdiri dari 1-2 bagian dengan bentuk tagihan video monolog dan dialog yang dikerjakan secara individu berpasangan atau kelompok. Pada setiap bagian tugas dilengkapi dengan petunjuk pengerjaan tugas dan stimulus yang berupa gambar kosakata butir pertanyaan dan ujaran untuk selanjutnya direalisasikan dalam bentuk video serta dikumpulkan kepada peneliti melalui E-Mail atau diunggah pada platform yang digunakan. Kelebihan dari instrumen tugas yang dikembangkan yaitu (1) dapat mengukur kemampuan peserta didik dan mengetahui kekurangan peserta didik dalam keterampilan berbicara (2) tugas yang dikembangkan autentik dan aktual sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (3) topik yang dikembangkan merujuk kepada topik pada kehidupan sehari-hari dan dilakukan dalam keseharian (4) tipe tugas yang dikembangkan bervariasi dengan integrasi platform pembelajaran dan media sosial (5) Tugas keterampilan berbicara dapat diterapkan secara synchronous dan asynchronous dalam pembelajaran daring dan (6) instrumen keterampilan yang dikembangkan memiliki koefisien validitas dan reliabilitas yang baik. Kelemahan penelitian ini adalah cakupan instrumen penilaian autentik terbatas pada topik Freizeitbesch auml tfigung/Hobby (kegiatan pada waktu luang/hobi) untuk kelas XII semester I dan penggunaan instrumen keterampilan berbicara ini membutuhkan koneksi internet yang baik untuk menjalankan serta menggunggah video yang telah dibuat.