Skripsi
Pengaruh zeolit alam teraktivasi dan silika pada purifikasi biogas dari peternak sapi / Dwi Chandra Lukito
Abstrak
Biogas merupakan gas tidak berwarna mudah terbakar yang diproduksi dari proses bio-degradasi bahan organik seperti biomassa limbah kotoran sapi dan limbah pertanian tanpa adanya oksigen. Kandungan utama dari biogas terdiri dari campuran berbagai gas metana (CH4) karbon dioksida (CO2) dan gas lain termasuk hydrogen (H2O) dan oksigen (O2). Dalam produksi biogas masih terdapat beberapa pengotor seperti air dan karbonbdioksida yang mengganggu proses pembakaran hal ini berdampak pada nilai kalor yang dihasilkan. Dalam biogas semakin tinggi kemurnian metana maka nilai kalor juga semakin tinggi. Upaya untuk mengurangi pengotor dalam biogas dilakukan metode adsorpsi menggunakan adsorben zeolit alam teraktivasi dan silika. Variasi adsorben yang digunakan adalah 1 1 1 2 dan 2 1 dengan lama waktu 60 menit. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas variasi massa zeolit alam teraktivasi dan silika terhadap kapasitas adsorpsi CO2 dan H2O dan mengetahui pengaruh pemberian starter pada produksi biogas. Penelitian ini terdiri dari 5 tahap. (1) pembuatan alat purifikasi biogas (2) aktivasi zeolit alam dan silika (3) proses adsorpsi (4) karakterisasi biogas sebelum dan sesudah proses purifikasi (5) pemberian starter EM4. Karakterisasi dilakukan dengan teknik presipitasi yakni mengalirkan biogas setelah proses purifikasi dalam serbuk CuSO4 anhidrat dan larutan Ca(OH)2. Kadar air yang diperoleh ditimbang dengan asumsi air yang terdapat dalam biogas setara dengan selisih masa kristal sebelum dan sesudah proses adsorpsi. Kadar karbon dioksida yang diperoleh ditimbang dengan asumsi gas CO2 yang terdapat dalam biogas setara dengan masa endapan CaCO3 yang dihasilkan. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah variasi adsorben paling baik antara zeolit alam teraktivasi dan silika adalah 1 1 dengan persen kadar CO2 sisa sebesar 46 % dan persen kadar H2O sisa sebesar 36 % . Penambahan starter EM4 memiliki pengaruh yakni dapat menaikkan tekanan pada produksi biogas sebesar 0 58%.