Skripsi
Motivasi berolahraga bagi santri putri Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek Malang / Eka Meilina Wulandari
Abstrak
RINGKASAN Wulandari M. E. 2020. Motivasi Berolahraga Bagi Santri Putri Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek Malang. Skripsi Jurusan Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Sapto Adi M.Kes (II) Olivia Andiana S.Or. M.Kes. Kata Kunci santri putri pondok pesantren olahraga Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang motivasi santri dalam berolahraga dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat santri Pondok Pesantren Sabilurrosyad yang menyebabkan mereka kurang memiliki motivasi untuk berolahraga. Populasi penelitian ini adalah 100 santri dari 140 santri yang ada. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah sampel acak artinya tidak semua individu dalam populasi memiliki peluang yang sama untuk ditetapkan menjadi sampel misalnya hanya individu atau kelompok yang kebetulan ditemui saja yang diteliti. Penelitian ini menggunakan persentase deskriptif saat pengumpulan data di Pondok Pesantren Sabilurrosyad Malang. Pengumpulan data diperoleh melalui kuesioner (angket) dan sumber data diperoleh hanya dari individu yang diwawancarai. Selain itu metode analisis deskriptif persentase digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari kuesioner. Prosedur penelitian yang digunakan adalah persiapan pelaksanaan penelitian dan pengumpulan data. Penelitian yang diperoleh faktor motivasi intrinsik kebutuhan fisiologis dan indeks pemeliharaan kesehatan masing-masing sebesar 91 1% dan 89 6%. Kedua indikator keamanan dan pencegahan penyakit meningkat 89%. Kemudian indeks kebutuhan energi aktualisasi diri adalah 85 75% indeks olahraga 85 85% untuk motivasi eksternal faktor permintaan sosial yang berkaitan dengan konsep adalah 84 08% dan faktor-faktor terkait lainnya adalah 90 3%. Dengan demikian faktor permintaan reward dengan indikator mencapai 87 13%. Kesimpulannya adalah motivasi santri Pondok Pesantren Sabilurrosyad sangat tinggi dan alasan kurangnya motivasi bagi santri adalah karena pengurus Pondok Pesantren Sabilurrosyad kurangnya dukungan untuk segala kegiatan terkait olahraga yang berlaku untuk pondok pesantren Sabilurrosyad masih belum memasuki bidang olah raga dan minimnya ilmu olahraga santri putri pondok pesantren sabilurrosyad. Oleh karena itu Pondok Pesantren Sabilurrosyad disarankan untuk memberikan dukungan yang menyeluruh kepada santri salah satunya dengan meningkatkan sarana atau prasarana olahraga di kawasan Pondok Pesantren Sabilurrosyad. Sebagai tambahan Bagi para santri putri perlu adanya kegiatan fisik yang bahagia dan aktif mengembangkan olahraga sehingga olahraga dapat menjadi salah satu alternatif yang dapat memberikan kontribusi nyata untuk mewujudkan hidup sehat dan bugar.