Skripsi
Analisis kesalahan tugas latihan penerjemahan Jurusan Sastra Arab Universitas Negeri Malang angkatan 2016 / M. Alfin Khoirun Na\'im
Abstrak
Penerjemahan merupakan proses pengalihan pesan teks bahasa sumber ke dalam bahasa target. Tidak dapat dipungkiri ketika melakukan proses penerjemahan selalu ditemui permasalahan-permasalahan penerjemahan yang meliputi permasalahan aspek kebahasaan aspek non kebahasaan dan kebudayaan. Begitu pula masalah penerjemahan yang dihadapi mahasiswa paket penerjemahan Jurusan Sastra Arab Universitas Negeri Malang angkatan 2016. Analisis kesalahan dalam penelitian penerjemahan bahasa Arab ke bahasa Indonesia ini dapat memperbaiki gaya penerjemahan baik secara semantik sintaksis maupun morfologi mahasiswa Jurusan Sastra Arab UM sehingga dapat menjadi hasil penerjemahan yang layak dan mudah dipahami. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kesalahan semantik sintaksis dan morfologi dalam menerjemahkan bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia yang dilakukan mahasiswa dalam tugas latihan penerjemahan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi. Data pada penelitian ini berupa kata frasa klausa maupun kalimat yang terdapat pada dokumen hasil tugas mahasiswa pada mata kuliah latihan penerjemahan pada mahasiswa paket penerjemahan angkatan 2016. Dokumen hasil terjemahan tersebut berupa teks terjemahan dokumen-dokumen penting dalam bahasa Arab ke bahasa Indonesia. Prosedur analisis yang digunakan adalah prosedur analisis kesalahan bahasa yaitu pengumpulan sampel pengidentifikasian kesalahan penjelasan kesalahan pengklarifikasian kesalahan pengevaluasian kesalahan. Untuk mengecek keabsahan data digunakan metode membaca komprehensif teknik triangulasi dan diskusi sejawat. Hasil penelitian yang didapatkan adalah terdapat 186 kesalahan semantik yang terbagi dalam enam bentuk. Makna leksikal sebanyak 67 kali makna gramatikal sebanyak 45 kali makna kontekstual sebanyak 17 kali makna tekstual sebanyak 28 kali makna sosiokultural sebanyak 22 kali dan makna idiomatik sebanyak 7 kali. Dalam kesalahan gramatikal total terdapat 119 kesalahan gramatikal yang terdiri dari empat bentuk kesalahan sintaksis dan dua bentuk kesalahan morfologi. empat bentuk kesalahan sintaksis adalah kesalahan urutan kata sebanyak 15 kali penghilangan sebanyak 26 kali penambahan sebanyak 26 kali dan kegagalan penerjemah dalam mentransfer maksud sebanyak 28 kali. Dua bentuk kesalahan morfologi yaitu kesalahan nomina sebanyak 19 kali dan kesalahan verba sebanyak 5 kali.