Skripsi
Strategi bertahan Ahmadiyah dalam membangun sebuah narasi baru (studi kasus jemaat Ahmadiyah Indonesia Depok) / Annisa Titania
Abstrak
Ahmadiyah sebagai organisasi keagamaan menjadi kelompok islam minoritas di Indonesia. Namun saat ini ia mencoba melawan steryotype yang selama ini ada di masyarakat. Ahmadiyah mencoba melebur kembali ke dalam sistem tatanan sosial masyarakat dengan strategi dakwah nya. Lokasi penelitian adalah Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) cabang depok. Tujuan dari penelitian ini yaitu 1) menganalisis dan mendeskripsikan strategi bertahan JAI Depok dalam Membangun Narasi di Ruang publik dan 2) menganalisis dan mendeskripsikan yang menjadi landasan bagi Ahmadiyah untuk tetap menebarkan kebaikan melalui aksi-aksi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan yaitu ruang publik oleh Jurgen Habermas. Penelitian ini memperoleh hasil 1) strategi bertahan yang diterapkan oleh Ahmadiyah Depok dengan dikaitkan konsep ruang publik Habermas yaitu Ahmadiyah sudah menjalankan fungsi ruang publik yang sesungguhnya dengan melepaskan atribut-atribut keagamaannya agar dapat melebur dan diterima oleh masyarakat. Selain itu aksi-aksi tersebut juga dapat menjadi mediasi antara isu-isu privat individu di dalam kehidupan masyarakat 2) love for all hatred for none merupakan motto Ahmadiyah yang telah ditanamkan oleh Khalifah dan sekaligus menjadi landasan bagi para Ahmadiyah untuk selalu tetap menebarkan kabaikannya.