Skripsi
Hubungan adversity quotient dan mastery goal orientation terhadap kemandirian menentukan karier di era revolusi industri 4.0 pada siswa kelas xii kompetensi keahlian titl SMK se-Kota Malang / Muhammad Firman Ristiawansyah
Abstrak
Siswa SMK sebagai calon tenaga kerja penting untuk memiliki kemandirian menentukan karier di era revolusi industri 4.0 (KMK-4.0) agar dapat mengikuti dan bersaing dalam perkembangan zaman. Dibutuhkan adversity quotient (AQ) dan mastery goal orientation (MGO) sebagai aspek pendukung kemandirian menentukan karier di era revolusi industri 4.0 (KMK-4.0). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) deskripsi tingkat AQ MGO dan KMK-4.0 (2) hubungan AQ terhadap KMK-4.0 (3) hubungan MGO terhadap KMK-4.0 dan (4) hubungan AQ dan MGO terhadap KMK-4.0. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif rancangan deskriptif korelasional. Sampel penelitian berjumlah 93 siswa kelas XII kompetensi keahlian TITL SMK se-Kota Malang dengan teknik sampel jenuh. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Tingkat reliabilitas variabel KMK-4.0 AQ dan MGO berturut-turut yaitu 0 846 0 872 dan 0 880. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis korelasi parsial dan regresi berganda uji prasyarat analisis dan analisis sumbangan efektif-relatif menggunakan bantuan aplikasi SPSS. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah tingkat KMK-4.0 berkategori tinggi dengan persentase 46 23% tingkat AQ berkategori tinggi dengan persentase 40 86% dan tingkat MGO berkategori tinggi dengan persentase 44 09%. Hubungan secara parsial antara AQ dan KMK-4.0 memiliki nilai sig (0 00 lt 0 05) dan antara MGO dan KMK-4.0 memiliki nilai sig (0 00 lt 0 05). Hubungan secara simultan antara AQ dan MGO terhadap KMK-4.0 memiliki nilai sig F (0 00 lt 0 05) dengan nilai R sebesar 0 876. Kontribusi masing-masing variabel bebas terhadap KMK-4.0 untuk sumbangan efektif AQ sebesar 33 8% MGO sebesar 42 8% dan sumbangan relatif AQ sebesar 44 1% dan MGO sebesar 55 9%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) tingkat KMK-4.0 AQ dan MGO siswa dalam kategori tinggi (2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan secara parsial antara AQ dengan KMK-4.0 dan antara MGO dengan KMK-4.0 dan (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan secara simultan antara AQ dan MGO terhadap KMK-4.0.