UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Proses pemecahan masalah trigonometri berdasarkan teori John Dewey ditinjau dari gaya kognitif / Rachmalia Vinda Kusuma

Kusuma, Rachmalia Vinda - Nama Orang;

Abstrak
Pemecahan masalah merupakan faktor yang penting dalam matematika. Permasalahan dalam matematika merupakan tujuan dari pembelajaran matematika. Masalah matematika merupakan suatu tugas matematika yang penyelesaiannya tidak bisa diperoleh secara langsung sehingga untuk menemukan solusi masalah matematika memerlukan pengetahuan dalam proses memikirkan masalah matematika tersebut. Memecahkan masalah haruslah mengacu pada langkah-langkah pemecahan masalah. Dewey memberikan lima langkah utama dalam memecahkan masalah yaitu 1) Menyajikan masalah 2) Mendefinisikan masalah 3) Mengumpulkan beberapa solusi 4) Menduga akibat dari solusi dan 5) Mengevaluasi solusi. Gaya kognitif merupakan salah satu faktor yang memengaruhi siswa dalam proses pemecahan masalah. Gaya kognitif merupakan cara yang disukai atau kebiasaan seseorang dalam memproses mental (memahami mengatur dan menganalisis) informasi. salah satu perbedaan individu dalam gaya kognitif adalah dalam hal kebergantungan lapangan (field dependent) dan ketidakbergantungan lapangan (field independent). Siswa-siswa yang field dependent cenderung melihat pola secara keseluruhan dan mengalami kesulitan memisahkan aspek-aspek tertentu suatu situasi atau pola. Sedangkan siswa-siswa yang field independent lebih mampu melihat bagian-bagian yang membentuk suatu pola yang besar. Penggunaan Trigonometri adalah untuk mengukur jarak yang sulit atau tidak mungkin diukur secara langsung seperti mengukur ketinggian gunung jarak lintas sungai dan jarak planet. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pemecahan masalah trigonometri berdasarkan teori John Dewey ditinjau dari gaya kognitif field independent dan field dependent. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan terhadap siswa kelas X AKl 3 dan X AKl 4 di SMK Negeri 2 Tuban tahun pelajaran 2022/2023. Penentuan subjek menghasilkan 2 subjek dengan gaya kognitif field dependent dan 2 subjek dengan gaya kognitif field independent. Metode pengumpulan data diperoleh melalui tes tulis dan wawancara. Instrumen yang digunakan dalam penelitian terdiri atas peneliti lembar tes pengklasifikasian gaya kognitif lembar soal tes trigonometri dan pedoman wawancara. Teknik analisis data menggunakan 4 tahapan yakni transkrip data verbal reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya kognitif field independent (FI) memenuhi lima tahapan dari Teori John Dewey. Pada tahap menyajikan masalah siswa FI mampu menentukan informasi yang diketahui dan ditanya dalam soal. Siswa FI dapat menganalisis masalah lalu memecah unsur-unsur penting yang terdapat pada permasalahan kemudian merinci informasi tersebut. Tahap pendefinisian masalah siswa FI mampu menuliskan kembali unsur-unsur penting dalam bentuk simbol matematika dengan menggunakan bahasanya sendiri. Siswa FI mampu menuangkan informasi-informasi penting tersebut dalam ilustrasi atau gambar dari sebuah permasalahan. Siswa FI mampu memahami hubungan atau keterkaitan informasi dengan pertanyaan dalam soal dengan pengetahuan yang dimiliki. Siswa FI mampu mengingat pengetahuan yang telah diajarkan dan mengaitkan konsep-konsep yang diperlukan untuk menyelesaikan sebuah persoalan. Tahap pengumpulan beberapa solusi Siswa FI sangat kreatif mereka mampu menganalisis konsep-konsep yang berdekatan kemudian mencari berbagai macam cara untuk mencari solusi dengan menggunakan berbagai konsep untuk menyelesaikan persoalan. Tahap menduga akibat dari solusi sebuah permasalahan siswa FI mampu mengoreksi kesalahan yang dilakukan juga menganalisis solusi-solusi yang sudah didapatkan apakah langkah-langkahnya sudah sistematis dan mengarah pada jawaban akhir yang benar. Tahap menguji atau mengevaluasi solusi siswa FI mampu mendeskripsikan kesimpulan dari permasalah dengan kalimat matematika. Siswa dengan gaya kognitif field dependent (FD) tidak memenuhi lima tahapan dari Teori John Dewey khususnya pada tahap ketiga dan kelima. Pada tahap mengenali masalah siswa FD mampu menentukan informasi yang diketahui dan ditanya dalam soal akan tetapi tidak memahami apa yang diminta dalam soal. Tahap pendefinisian masalah siswa FD kesulitan menuliskan kembali informasi-informasi penting dalam bentuk simbol matematika. Siswa FD mampu menuangkan informasi-informasi dalam ilustrasi atau gambar dari sebuah permasalahan tapi masih kurang lengkap. Siswa FD kurang memahami hubungan atau keterkaitan informasi dengan pertanyaan dalam soal dan pengetahuan yang dimiliki. Siswa FD hanya merencanakan konsep dan pengetahuan yang digunakan tidak terlepas dari kalimat pada soal. Siswa FD tidak mampu menyeleksi ilmu pengetahuan yang dimiliki untuk digunakan dalam memecahkan masalah. Tahap pengumpulan beberapa solusi siswa FD hanya mampu menyelesaikan persoalan dengan satu macam cara saja karena tidak mampu mengolah dan mengorganisasi konsep sehingga banyak melakukan aktivitas kurang penting dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Tahap menduga akibat dari solusi sebuah permasalahan siswa FD tidak mampu menganalisis solusi-solusi yang sudah didapatkan apakah langkah-langkahnya sudah sistematis dan mengarah pada jawaban akhir yang benar. Tahap menguji atau mengevaluasi solusi siswa FD tidak mampu dalam memeriksa kembali langkah-langkah yang telah dikerjakan. Siswa FD juga tidak mampu membuat kesimpulan dari permasalah dengan kalimat matematika.


Informasi Detail
DDC
Rt 516.24076 KUS p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Matematika, 2022.
Deskripsi Fisik
iii, 145 lembar. : ilus. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
05639/KI/22
Edisi
Tesis (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2022
Subjek
1. TRIGONOMETRI - PEMECAHAN MASALAH - GAYA KOGNITIF
2. TRIGONOMETRY - PROBLEM SOLVING - COGNITIVE STYLE

Pembimbing
1. Erry Hidayanto; 2. Tjang Daniel Chandra
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik