UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Alat otomatisasi proses pembuatan sediaan jaringan tahap dehidrasi dan penjernihan terintegrasi iot / Mukhammad Samsul Huda

Huda, Mukhammad Samsul - Nama Orang;

Abstrak
Histologi adalah ilmu yang mempelajari tentang struktur jaringan atau organ secara detail menggunakan mikroskop pada sediaan jaringan. Histologi merupakan salah satu cabang dari ilmu biologi. Sediaan jaringan merupakan irisan datar dan tipis dari jaringan atau organ di atas object glass yang telah di proses. Cara pembuatan sediaan jaringan histologi disebut mikroteknik atau histoteknik. Proses pembuatan sediaan jaringan histologi membutuhkan waktu yang cukup lama dan peralatan khusus selain itu proses tersebut perlu diawasi dikarenakan jika terjadi kesalahan atau hal yang tidak diinginkan terjadi. Proses pembuatan sediaan jaringan histologi dimulai dari menyiapkan jaringan seperti jaringan tumbuhan atau organ tubuh hewan/manusia. Setelah itu jaringan dipotong dengan ukuran 1 cm dan dilakukan proses fiksasi untuk mencegah terjadinya dialisis dan penurunan kualitas sel jaringan proses fiksasi dilakukan dengan memasukkan jaringan ke dalam larutan formalin buffer 10% selama 24 jam. Tahap selanjutnya adalah dehidrasi proses dehidrasi dilakukan untuk mengeluarkan kadar air pada jaringan. Proses dehidrasi dilakukan dengan memasukkan jaringan pada larutan alkohol dengan konsentrasi rendah hingga tinggi. Tahap selanjutnya adalah Penjernihan. Penjernihan dilakukan untuk mengeluarkan alkohol dari dalam jaringan dan juga sebagai zat perantara masuknya paraffin kedalam jaringan. Proses penjernihan dilakukan dengan memasukkan jaringan kedalam larutan Xylol. Tahap selanjutnya adalah infiltrasi paraffin atau semacam zat lilin cair. Setelah dilakukan infiltrasi parafin selanjutnya dilakukan proses pengeblokan dan pemotongan jaringan dengan mikrotom dengan tebal maksimal 0.7 mm. setelah itu jaringan yang telah dipotong diletakkan pada kaca benda dan dilakukan pewarnaan. Setelah dilakukan pewarnaan jaringan pada kaca benda ditutup dan diberi perekat. Alat yang dibuat memiliki 10 bejana berisi larutan kimia yang diperlukan untuk melakukan proses dehidrasi dan penjernihan. Tahap dehidrasi dan penjernihan membutuhkan waktu kurang lebih 14 jam. Jaringan yang telah dilakukan fiksasi diletakkan pada wadah jaringan. Wadah jaringan tersebut kemudian dimasukkan pada tiap bejana berisi larutan kimia dengan waktu yang telah ditentukan sebelumnya. Waktu proses dapat diatur melalui antarmuka alat dan smartphone. Terdapat 2 motor stepper untuk menggerakkan wadah jaringan secara naik turun dan memutar. Metode IoT (Internet of Things) digunakan untuk memantau dan mengoperasikan alat darimana saja melalui smartphone yang terhubung internet. Pemantauan proses ini sangat penting agar tidak terjadi kesalahan seperti larutan yang mulai habis. Penggunaan IoT juga dapat menguntungkan karena proses dehidrasi dan penjernihan memakan waktu cukup lama


Informasi Detail
DDC
Rs 629.895 HUD a
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Teknik Elektro, 2021.
Deskripsi Fisik
xix, 146 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
03427/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2021
Subjek
1. SISTEM KONTROL - HISTOLOGI
2. CONTROL SYSTEM - HISTOLOGY

Pembimbing
1. Mokh. Sholihul Hadi ; 2. Ilham Ari Elbaith
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik