Skripsi
Pengembangan e-modul problem based learning berbantuan augmented reality pada materi virus untuk meningkatkan hasil belajar, retensi, dan literasi sains siswa kelas x SMAN 10 Malang / Diani Feralia Rahmadani
Abstrak
Di era ini pendidikan di Indonesia sedang berupaya untuk mencapai tujuan pendidikan nasional yang telah termuat dalam UU No 20 Tahun 2003 Bab II Pasal 3. Proses yang dilaksanakan guna mencapai tujuan yang dikehendaki tidak dapat dipungkiri dari kurikulum yang sedang diimplementasikan saat ini yaitu Kurikulum 2013. Substansi yang terkandung dalam Kurikulum 2013 menekankan pada kemampuan guru untuk dapat melangsungkan proses pembelajaran yang memiliki mutu bagi siswa sehingga potensi dari siswa dapat berkembang sesuai dengan apa yang dirumuskan dalam tujuan pendidikan nasional serta menjembatani terlaksananya keterampilan Abad 21 khusunya literasi sains. Hasil tes yang PISA tahun 2018 menggambarkan Indonesia menempati peringkat ke-74 dari 79. Rendahnya hasil tes PISA mendorong perlunya dilaksanakan upaya perbaikan dengan segera terhadap proses pembelajaran sains melalui pelaksanaan proses pembelajaran memiliki mutu yakni melibatkan bahan ajar di dalamnya. Hasil observasi yang dilakukan menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum 2013 dengan optimal. Berdasarkan hasil wawancara didapatkan bahwa guru mengalami kesulitan dalam membelajarkan siswa pada materi virus karena materi yang bersifat abstrak serta siswa susah untuk mengingat materi ketika guru melakukan recall. Hasil nilai PAS (Penilaian Akhir Semester) Tahun 2019/2020 untuk KD 3.4 Kelas X menghasilkan nilai rata-rata dari seluruh kelas X yang meliputi X MIA 1 sampai dengan X MIA 5 sebesar 66 3 dengan nilai terendah siswa sebesar 0 0. Hal tersebut didukung dengan kondisi proses belajar mengajar di kelas seperti beberapa siswa tidak memperhatikan saat guru mengajar di dalam kelas tidak tersedianya bahan ajar serta siswa sering membuka smartphone saat pembelajaran. Salah satu solusi atas permasalahan di atas adalah dengan membuat bahan ajar yang interaktif menarik yang dapat meningkatkan keaktifan siswa dan antusiasme siswa dalam proses pembelajaran serta mendorong timbulnya keterampilan literasi sains siswa. Solusi ini berupa bahan ajar berupa e-modul dengan dilengkapi aplikasi untuk memvisualisasikan gambar 3D dari konsep virus yang abstrak dengan bantuan teknologi Augmented Reality. Model pengembangan produk yang digunakan adalah ADDIE yang terdiri dari 5 langkah yaitu Analysis Design Develop Implement dan Evaluate. Produk pengembangan utama berupa e-modul untuk materi virus dan aplikasi AR. Sebelum produk diujicobakan produk divalidasi oleh ahli media pembelajaran ahli materi dan praktisi lapangan. Uji coba dilakukan secara perorangan kelompok kecil dan kelompok besar siswa kelas XI MIPA SMAN 10 Malang yang telah menempuh materi virus. Jenis data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berupa skor skala pada lembar validasi serta angket respon pengguna. Data kualitatif berupa komentar dan saran yang diisi oleh validator dan pengguna atau subyek. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif. Hasil analisis data dari penelitian pengembangan diperoleh bahwa hasil validasi RPP oleh ahli perangkat pembelajaran sebesar 100% ahli materi sebesar 100% dan praktisi lapangan sebesar 99 25% dengan kriteria untuk ketiga nilai yang diperoleh yakni sangat valid. Hasil validasi e-modul oleh ahli media sebesar 96 35 % ahli materi sebesar 100% dan praktisi lapangan sebesar 100% dengan kriteria untuk ketiga nilai yang diperoleh yakni sangat valid. Hasil validasi pada aplikasi AR oleh ahli materi sebesar 100% ahli media sebesar 100% dan praktisi lapangan 100% dengan kriteria sangat valid. Hasil validasi soal pretest-postest oleh ahli materi 90 9% ahli perangkat pembelajaran 97 57% dan praktisi lapangan 96 44% kriteria untuk ketiga nilai yang diperoleh yakni sangat valid. Uji kepraktisan yang dilaksanakan memperoleh nilai sebesar 85 33% pada uji perorangan 90 6% pada uji coba kelompok kecil dan 87% pada uji coba kelompok besar dengan nilai ketiganya termasuk dalam kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh maka simpulan penelitian pengembangan ini adalah produk berupa e-modul berbantuan aplikasi AR untuk materi virus kelas X yang telah dikembangkan memiliki kriteria sangat valid dan sangat praktis untuk digunakan sebagai bahan ajar di dalam kelas yang dapat membantu untuk meningkatkan hasil belajar retensi dan literasi sains siswa.