Skripsi
Pengembangan media pembelajaran pecahan (media papeca) untuk siswa kelas vii SMP / Heri Setiawan
Abstrak
Proses pembelajaran adalah suatu kegiatan berkomunikasi dimana proses berkomunikasi untuk menyampaikan pesan pembelajaran dengan guru sebagai pengirim pesan dan siswa sebagai penerima pesan. Dalam proses pembelajaran diperlukan suatu usaha untuk mendorong siswa cenderung lebih aktif dalam kegiatan proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran matematika diperlukan penggunaan media pembelajaran sebagai alat komunikasinya. Matematika sendiri adalah ilmu dasar yang memiliki peranan cukup besar salah satu konsep yang harus dikuasai siswa adalah materi bilangan pecahan. Namun pada saat pengalaman KPL peneliti mendapatkan bahwasannya penggunaan media pembelajaran masih jarang digunakan hal ini juga didukung dari hasil wawancara penulis kepada beberapa guru matematika dan siswa di SMP Lab UM. Beberapa siswa juga masih kebingungan mengoperasikan bilangan pecahan dan masih masih banyak siswa yang mendapatkan nilai di bawah KKM sekolah untuk materi pecahan. Media PaPeca yang peneliti kembangkan diharapkan akan menjadi salah satu solusi. Oleh karena itu peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran manipulatif PaPeca yang valid praktis dan efektif untuk memahamkan siswa pada materi pecahan. Penelitian ini sendiri menggunakan model 4-D yang memiliki empat tahapan yaitu Pendefinisian(define) Perancangan(design) Pengembangan(develop) dan Penyebaran(disseminate). Uji kevalidan produk dilakukan oleh dosen matematika Universitas Negeri Malang. Sedangkan uji kepraktisan dan keefektifan dilakukan oleh 8 siswa kelas VII SMP Lab UM. Hasil analisis data menghasilkan rata-rata kevalidan media PaPeca dan Materi berturut-turut 3 87 dan 3 71 berdasarkan kriteria sudah dikatakan cukup valid. Hasil rata-rata kepraktisan media PaPeca adalah 3 90 yang artinya dikatakan praktis. Kemudian hasil keefektifan media PaPeca dengan ditunjukan nilai ketuntasan siswa di atas KKM dengan hasil ketuntasan yaitu 88 89% siswa yang mendapatkan nilai di atas KKM dimana media PaPeca sudah dikatakan efektif untuk memahamkan siswa pada materi pecahan.