Skripsi
Analisis parameter seismik gempa bumi Wilayah Jawa Timur dengan metode empiris / Elvira Fresa Andaresta
Abstrak
Parameter seismik merupakan suatu ukuran yang digunakan untuk membandingkan aktivitas seismik antara wilayah satu dengan wilayah lainnya. Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang rawan terjadi gempa bumi hal ini dikarenakan Jawa Timur terletak pada pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia yang menjadi pemicu utama tingginya aktivitas gempa bumi di wilayah Jawa Timur. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat aktivitas seismik di wilayah Jawa Timur berdasarkan nilai seismisitas dan tingkat kerapuhan batuan indeks seismisitas hubungan frekuensi dan magnitudo serta periode berulang gempa bumi dengan menggunakan metode empiris atau yang bisa disebut dengan relasi Gutternberg-Richter. Data penelitian ini didapatkan dari website resmi BMKG dan diperoleh sebanyak 1.925 data dengan periode tahun 2009-2021 pada magnitudo ge 3 SR dan kedalaman 0 hingga 500 km. Hasil penelitian ini diperoleh nilai seismisitas berkisar antara 4 5 ndash 5 2 nilai tingkat kerapuhan batuan berkisar antara 0 59 ndash 0 82 nilai indeks seismisitas berkisar antara 0 46 ndash 5 47 nilai hubungan frekuensi dan magnitudo berkisar antara 2 5 dan diperoleh periode berulang gempa bumi berkisar antara 0 18 ndash 2 19 tahun. Berdasarkan nilai yang diperoleh menunjukkan bahwa wilayah dengan tingkat seismisitas tinggi dan memiliki risiko kegempaan berada di zona III dan wilayah dengan risiko kegempaan paling rendah berada di zona II.