UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Kuat cabut arah aksial serat glued-in rod dengan variasi sudut dan diameter baja threaded rod pada bambu laminasi / Naufaldi Hilmawansyah

Hilmawansyah, Naufaldi - Nama Orang;

Abstrak
Pemanfaatan bambu laminasi sebagai pengganti kayu dapat berupa elemen struktur seperti balok kolom dan kuda-kuda. Struktur bangunan memerlukan sambungan salah satunya jenis adalah sambungan glued-in rod. Sambungan glued-in rod merupakan teknik dimana batang baja ditanam pada kayu dengan menggunakan lem perekat yang terisi pada kayu yang telah dilubangi. Pada penelitian ini menggunakan parameter variasi sudut penanaman batang baja dan diameter batang baja threaded rod. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui besaran nilai kuat cabut nilai slip modulus dan tipe kerusakan yang terjadi pada saat dilakukan pengujian. Agar tercapainya tujuan tersebut maka dilakukannya pengujian kuat cabut pada bambu laminasi dengan memberikan parameter yang digunakan yaitu sudut 15 deg 30 deg 45 deg 60 deg dan 75 deg terhadap aksial serat bambu laminasi dan diameter threaded rod 8 mm 10 mm dan 12 mm. Penelitian ini menggunakan bambu petung (Dendrocalamus Asper) usia 3-5 tahun. Perekat yang digunakan untuk merekatkan bilah-bilah bambu menggunakan perekat jenis Urea Formaldehyde (UF). Sedangkan perekat yang dipakai untuk merekatkan batang baja threaded rod dengan bambu laminasi yaitu menggunakan perekat Epoxy Resin Sikadur 732. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu diameter baja berpengaruh pada nilai kuat cabut dimana semakin besar diameter baja threaded rod maka semakin besar pula nilai kuat cabutnya namun lain halnya pada variasi sudut penanaman batang baja threaded rod dimana hasil nilai kuat cabut yang didapatkan cenderung fluktuatif. Pada diameter 8 mm nilai kuat cabut terbesar yaitu 18 28 kN pada sudut 45 deg sedangkan pada diameter 10 mm nilai kuat cabut terbesar yaitu 19 44 kN pada sudut 15 deg dan pada diameter 12 mm nilai kuat cabut terbesar yaitu 21 22 kN pada sudut 15 deg dan sudut 45 deg . Untuk nilai slip modulus juga akan semakin besar seiring dengan semakin besarnya diameter baja threaded rod. lain halnya pada variasi sudut penanaman batang baja yang mana tidak memberikan hasil perbedaan yang cukup signifikan. Benda uji yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebanyak 75 buah. Terdapat 2 buah yang mengalami kerusakan tipe II 40 buah yang mengalami kerusakan tipe III dan 33 buah yang mengalami kerusakan tipe IV. Variasi sudut penanaman batang baja terhadap serat berpengaruh dikarenakan adanya area lemah dimana benda uji dengan sudut penanaman batang baja lt 45 deg lebih cenderung mengalami kerusakan tipe III dan benda uji dengan sudut penanaman batang baja gt 45 deg lebih cenderung mengalami kerusakan tipe IV.


Informasi Detail
DDC
Rs 624.184 HIL k
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Teknik Sipil, 2022.
Deskripsi Fisik
xvii, 275 lembar : ilus. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
06098/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2022
Subjek
1. BAMBU LAMINASI - SAMBUNGAN GLUED-IN ROD
2. BAMBOO LAMINATES - GLUED-IN ROD JOINTS

Pembimbing
1. Karyadi; 2. Nindyawati
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik