Skripsi
Perambahan Kota di Kecamatan Dau sebagai akibat dari perkembangan Kota Malang / Gayuh Andi Kaulono
Abstrak
Kebutuhan lahan terus mengalami peningkatan sejalan dengan laju pertumbuhan penduduk. Keterbatasan lahan di kota inilah yang akan memicu pengembangan wilayah menyebar ke daerah pinggiran dengan lahan yang masih mencukupi. Dari tahun 2013 sampai tahun 2019 lahan terbangun telah mengalami pertambahan mencapai 443.55 Ha. Jenis penggunaan lahan vegetasi mengalami penurunan sebanyak 380.65 Ha dan lahan pertanian mengalami penurunan sebanyak 64.26 Ha. Selisih luas lahan terbangun pada kurun waktu 6 (enam) tahun mencapai 438.1911 Ha. Nilai Koefisien Kappa yang didapatkan adalah 0.87 atau 87% yang berarti bahwa citra Landsat 8 yang digunakan memiliki ketelitian yang cukup tinggi. Pola perambahan yang terjadi di Kecamatan Dau adalah pola memanjang. Hal ini ditunjukan dengan berkembangnya permukiman yang terlihat dibeberapa tepi jalan utama.