Tesis
Meningkatkan keterampilan gerak passing bawah bolavoli menggunakan pendekatan metode drill peserta didik kelas viii h SMP Negeri 2 Malang / Riza Ahmad Dawari
Abstrak
Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan merupakan salah satu bidang studi dalam kurikulum sekolah menengah pertama (SMP). Mata pelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan di tingkat pendidikan menengah seperti pada jenjang SMP/MI/MTS kegiatannya lebih diarahkan pada pengembangan motorik dan pengembangan kebugaran jasmani melalui aktivitas bermain. Passing bawah bolavoli merupakan materi yang diberikan kepada siswa kelas VIII. Berdasarkan hasil observasi awal menggunakan tes passing bawah ke dinding dari russell lunge dengan jumlah 6 indikator yaitu posisi tangan posisi kaki posisi badan perkenaan tangan pada bola arah bola dan sikap akhir yaitu diperoleh hasil dari 33 siswa terdapat 29 siswa sudah mencapai kriteria dengan persentase 100% yaitu 3 siswa dan dengan persentase 83 3% yaitu 26 orang. Sedangkan untuk 4 orang tersisa dengan pesentase 66 6% belum mencapai kriteria sehingga membutuhkan perbaikan dengan memberikan suatu tindakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan gerak passing bawah bolavoli siswa kelas VIII H SMP Negeri 2 Malang dengan menggunakan pendekatan metode drill. Rancangan Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Jumlah subjek penelitian 33 peserta didik kelas VIII H SMP Negeri 2 Malang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Berdasarkan hasil analisis data dan hasil refleksi peneliti dengan pendidik didapatkan suatu kesimpulan tentang hasil penelitian. Hasil yang diperoleh yaitu terjadi peningkatan yang signifikan secara bertahap terhadap persentase kebenaran siswa dalam melakukan passing bawah bolavoli mulai dari observasi awal siklus 1 hingga siklus 2. Hasil yang diperoleh yaitu seluruh aspek yang diberikan tindakan sudah mencapai tingkat keberhasilan 100%. Berdasarkan hasil data di atas maka dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pada aspek posisi kaki posisi tangan perkenaan tangan pada bola dalam keterampilan gerak passing bawah bolavoli terjadinya peningkatan dikarenakan selama proses pembelajaran peserta didik yang mempunyai kekurangan gerak dalam aspek posisi kaki posisi tangan perkenaan tangan pada bola diberikan tindakan untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan latihan atau aktivitas gerak yang telah dibuat oleh peneliti gerakan tersebut dilakukan secara berulang-ulang sehingga keterampilan gerak peserta didik dalam aspek posisi kaki menjadi lebih baik dari sebelumnya.