UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Kuat cabut arah tangensial serat glued-in rod dengan variasi jarak dua tepi dan diameter baja threaded rod pada bambu laminasi / UTAR MURDANINGRUM

Murdaningrum, Utar - Nama Orang;

Abstrak
Bambu laminasi merupakan suatu inovasi yang dapat digunakan sebagai pengganti kayu pada struktur bangunan. Bambu laminasi memiliki sifat fisik dan mekanik yang hampir sama dengan kayu sehingga bambu laminasi dapat dipilih untuk elemen struktur balok dan kolom pengganti kayu. Inovasi baru mengenai bambu laminasi yaitu balok dan kolom berpenampang kotak atau biasa dikenal dengan box section. Dengan adanya balok dan kolom bambu laminasi berpenampang kotak maka diperlukan suatu sambungan yang kuat dan kokoh. Glued-In Rod merupakan teknik penyambungan batang baja yang ditanam pada kayu atau bambu laminasi yang telah dilubangi dan diisi dengan perekat. Untuk melakukan penyambungan elemen struktur berpenampang kotak (box section) diperlukan informasi kuat cabut dengan jarak batang baja ke dua tepi luar. Sehingga penelitian ini dilakukan dengan menggunakan variasi jarak dua tepi dan diameter baja threaded rod. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui jarak dua tepi terluar minimum batang baja threaded rod apabila dipasang tegak lurus tangensial serat (2) mengetahui nilai slip modulus sambungan Glued-In Rod (3) mengetahui nilai kuat cabut Glued-In Rod tangensial serat (4) mengetahui kerusakan yang terjadi. Bambu yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis bambu Petung (Dendrocalamus Asper) yang telah berumur 3-5 tahun. Variasi pada penelitian ini yaitu jarak dua tepi luar (2 5D 3 0D 3 5D 4 0D dan 4 5D) dan diameter baja threaded rod (8 mm (10 mm dan 12 mm). Baja threaded rod yang digunakan memiliki mutu 529 853 MPa untuk diameter 8 mm 555 641 MPa untuk diameter 10 mm dan 602 731 MPa untuk diameter 12 mm. Perekat yang digunakan untuk merekatkan bilah bambu laminasi yaitu Urea Formaldehyde (UF) sedangkan untuk perekat Glued-In Rod yaitu Epoxy Resin Sikadur 732. Kesimpulan yang diperoleh pada penelitian ini yaitu (1) nilai kuat cabut meningkat seiring dengan diameter baja threaded rod yang semakin besar akan tetapi untuk variasi jarak dua tepi luar menghasilkan nilai kuat cabut yang berbeda-beda. Kuat cabut terbesar yaitu terdapat pada benda uji dengan diameter 12 mm dan jarak tepi 4 5D yaitu sebesar 26.340 00 N (2) Nilai selip modulus dipengaruhi oleh besarnya diameter threaded rod yang digunakan tetapi nilai selip modulus tidak dipengaruhi oleh jarak batang baja kedua tepi luar. Selip modulus terbesar yaitu terdapat pada benda uji diameter 12 mm sebesar 5739 48 N/mm. (3) Kerusakan terbanyak yaitu kerusakan tipe IV yaitu terangkatnya permukaan kayu atau bambu laminasi disekitar perekat.


Informasi Detail
DDC
Rs 624.184 CAH h
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Teknik Sipil, 2021.
Deskripsi Fisik
xiii, 244 lembar : ilus. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
03488/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)-Universitas Negeri Malang. 2021
Subjek
1. BAMBU LAMINASI - STRUKTUR BANGUNAN
2. BAMBOO LAMINATE - BUILDING STRUCTURE

Pembimbing
1. Karyadi ; 2. Prijono Bagus Susanto
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik