Skripsi
Pengaruh latihan tangga kelincahan (lladder drill) dan latihan menggiring bola (dribbling) terhadap kemampuan menggiring bola pada atlet usia 16 tahun SSB Kejora FC Kota Malang / Mohammad Rizki
Abstrak
RINGKASAN Rizki Mohammad. 2020. Pengaruh Latihan Tangga Kelincahan (Ladder Drill) dan Teknik Menggiring Bola Terhadap Kemampuan Menggiring Bola (Dribbling) Pada Atlet Usia 16 Tahun SSB Kejora FC Kota Malang. Skripsi Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Imam Hariadi M.Kes. Kata kunci Ladder Drill Dribbling Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan tangga kelincahan (ladder drill) dan teknik menggiring bola terhadap kemampuan menggiring bola (dribbling) pada atlet usia 16 tahun SSB Kejora. Penelitian ini menggunakan metode eskperimen dengan rancangan the one group pretest-posstest design. Populasi sebanyak 30 atlet dimana pengambilan subjek penelitian tersebut menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes dribbling (Bobby Charlton). Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa bahwa peningkatan antara hasil rata-rata pretest dan posttest sebesar 0 2381 detik sehingga persentase peningkatan kemampuan dribbling siswa usia 16 tahun SSB Kejora FC Kota Malang sebesar 1 30%. Selanjutnya data pretest dan posttest kemampuan dribbling dengan t hitung 3 346 gt t tabel 2 756 (dk n-3) dan nilai signifikansi sebesar 0 002 lt 0 05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dinyatakan ada perbedaan yang signifikan antara rata-rata (mean) hasil tes awal (pretest) dan hasil tes akhir (posttest) kemampuan dribbling. Kesimpulannya latihan ladder drill dan teknik menggiring bola mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan menggiring bola atlet usia 16 tahun di SSB Kejora FC. Bagi peneliti selanjutnya agar menambah variabel pembanding serta melakukan karantina pada saat memberikan perlakuan (treatment) sehingga dapat mengontrol aktivitas yang dilakukan sampel di luar latihan secara penuh. Bagi para peneliti yang bermaksud melanjutkan atau mereplikasi penelitian ini disarankan untuk melakukan kontrol lebih ketat dalam seluruh rangkaian eksperimen. Juga diharapkan penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan informasi dan dapat meneliti dengan jumlah populasi serta sampel yang lebih banyak dan berbeda.