UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pemanfaatan media sosial line berbasis selfbot (line@) untuk meningkatkan keaktifan peserta didik dalam pembelajaran sejarah di kelas x ipa 2 man kediri 1 / M Rizqi Afandi

Afandi, M Rizqi - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Afandi M Rizqi. 2020. Pemanfaatan Media Sosial Line Berbasis Selfbot (Line ) Untuk Meningkatkan Keaktifan Peserta Didik Dalam Pembelajaran Sejarah Di Kelas X IPA 2 MAN Kediri I. Skripsi Program Studi Pendidikan Sejarah Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. Marsudi M. Hum. Kata Kunci media sosial pembelajaran sejarah keaktifan belajar Pemanfaatan media sosial Line dilatarbelakangi adanya temuan peserta didik komunikasi yang terjadi di dalam kelas didominasi oleh guru aktifitas peserta didik di dalam kelas terlihat kurang berminat dengan pelajaran sejarah. Pembelajaran yang diajarkan yang terpaku dengan ceramah kurang nya pemanfaatan media pembelajaran permasalahan lain yang terjadi adalah kurangnya keaktifan peserta didik dalam mata pelajaran sejarah salah satu contoh keaktifan tersebut adalah ketika guru memberikan kesempatan untuk bertanya atau memberikan pendapatnya peserta didik tidak ada yang memberikan pertanyaan maupun menyampaikan pendapatnya. Pemanfaatan media sosial Line ini didasarkan pada kenyataan bahwa keaktifan pembelajaran peserta didik masih kurang. Sebagai media sosial yang digunakan banyak massa media sosial telah membuat hubungan setiap orang kelompok maupun komunitas menjadi lebih mudah. Media digunakan sebagai alat komunikasi dalam kegiatan pembelajaran contohnya digunakan untuk mengeksplorasi pengetahuan dan mengembangkan ide atau pemikiran peserta didik. Sebagian besar guru masih menggunakan media pembelajaran yang bisa dibilang gaya lama guru tidak membuat inovasi atau perbaikan dalam penggunaan media. Indikator yang digunakan mengacu kepada Paul B. Diedrich yang bersifat terbuka yaitu (1) visual activities (2) oral acivities (3) listening activities (4) writting activities. Tahapan penelitian tindakan kelas yang diterapkan mengacu kepada model Lewin yang ditafsirkan oleh Kemmis dimulai dari (1) gagasan awal (2) reconnaissance (3) rencana umum (4) implementasi (siklus 1) (5) evaluasi (6) perbaikan rencana (7) implementasi (siklus 2) (8) evaluasi. Menurut analisis data yang diperoleh keterlaksanaan pembelajaran menggunakan media sosial Line berbasis Selfbot (Line ) mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II dari 81 2% menjadi 87 2% yang artinya terdapat peningkatan sebesar 6%. Antara siklus I dan siklus II terdapat kenaikan nilai keaktifan klasikal dimana pada siklus I hanya mencapai 50% dan pada siklus II meningkat menjadi 75% terdapat peningkatan sebesar 25%. Maka dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media sosial Line berbasis Selfbot (Line ) telah berhasil dan dapat digunakan untuk meningkatkan keaktifan belajar peserta didik Kelas X IPA 2 MAN Kediri I.


Informasi Detail
DDC
Rs 907 AFA p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Sejarah, 2021.
Deskripsi Fisik
x, 165 lembar : ilus. ; 30 cm
Bahasa
No Reg
03684/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)-Universitas Negeri Malang. 2021
Subjek
1. SEJARAH - STUDI DAN PENGAJARAN - MEDIA SOSIAL
2. HISTORY - STUDY AND TEACHING - SOCIAL MEDIA

Pembimbing
1. Marsudi
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik