Skripsi
Pengembangan media pembelajaran mobile learning berbasis telegram pada mata pelajaran komunikasi bisnis kelas x bisnis daring dan pemasaran di smk negeri mojoagung jombang / Novi Indah Sari
Abstrak
Adanya Pandemi Covid-19 ini menyebabkan terjadinya perubahan terhadap proses pembelajaran yang dulunya berlangsung di lingkungan sekolah menjadi berlangsung di lingkungan rumah Hal ini menuntut terjadinya perubahan dalam proses pembelajaran yang semula dilakukan secara ldquo luring rdquo (Luar Jaringan) berubah menjadi pembelajaran secara ldquo daring rdquo (dalam jaringan). Proses pembelajaran yang dilakukan secara daring diharapkan tetap dapat berlangsung secara nyaman dan menyenangkan untuk guru maupun siswa. Terkait dengan kondisi tersebut Mobile Learning merupakan salah satu alternative media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung adanya pembelajaran secara daring atau mandiri di rumah. Adanya mobile learning berbasis Telegram pada Mata Pelajaran Komunikasi Bisnis ini adalah sebagai salah satu upaya memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mempelajari materi dimana pun dan kapan pun peserta didik berada. Penelitian dan pengembangan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk (1) menghasilkan produk berupa media pembelajaran mobile learning berbasis Telegram pada Mata Pelajaran Komunikasi Bisnis serta (2) mengetahui respon siswa kelas X Bisnis Daring dan Pemasaran di SMKN Mojoagung Jombang terkait penggunaan media mobile learning berbasis Telegram pada Mata Pelajaran Komunikasi Bisnis. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan model Borg amp Gall dengan modifikasi sehingga menjadi 8 tahapan yaitu (1) penelitian dan pengumpulan informasi (2) perencanaan (3) pengembangan produk (4) validasi ahli (5) revisi berdasarkan validasi ahli (6) uji coba lapangan (7) revisi berdasarkan uji coba lapangan (8) produk akhir. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara kuesioner (angket) dan metode dokumentasi. Kegiatan analisis data meliputi analisis data kuantitatif dan analisis data kualitatif. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa media pembelajaran mobile learning berbasis telegram pada Mata Pelajaran Komunikasi Bisnis memperoleh kategori sangat valid dengan persentase sebesar 93 33% berdasarkan validasi ahli materi dan memperoleh kategori sangat valid dengan persentase sebesar 97 33% berdasarkan validasi ahli media. Sedangkan respon siswa kelas X Bisnis Daring dan Pemasaran SMKN Mojoagung Jombang terkait penggunaan media memperoleh kategori sangat valid dengan persentase sebesar 90 67% sehingga berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan produk layak digunakan sebagai media pembelajaran pada Mata Pelajaran Komunikasi Bisnis khususnya Kompetensi Dasar Menganalisis Hubungan dengan Pelanggan. Saran yang diberikan berkaitan dengan pemanfaatan media pembelajaran ini sebaiknya (1) baik guru maupun siswa menggunakan perangkat elektronik yang terkoneksi dengan jaringan internet untuk mengakses media (2) pengguna menggunakan jaringan internet dengan kecepatan download dan upload diatas 100 kb untuk mengakses media (3) penggunaan media sebaiknya dilakukan secara mandiri oleh siswa dengan guru sebagai fasilitator (4) guru mengontrol penggunaan media untuk memastikan bahwa semua siswa telah memahami materi yang ada di dalamnya. Diseminasi media dapat dioptimalkan melalui rapat guru MGMP atau ke Jurusan lain yang ada di SMKN Mojoagung atau ke sekolah lain yang membutuhkan pemanfaatan media pembelajaran mobile learning berbasis telegram. Pengembangan media selanjutnya diharapkan (1) dapat merancang media pembelajaran tidak hanya untuk materi menganalisis hubungan dengan pelanggan (2) dapat merancang media pembelajaran yang lebih baik sehingga media mobile learning dapat menjadi pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif (3) peneliti selanjutnya diharapkan terampil terhadap fitur-fitur yang terus dikembangkan bersama dengan penyempurnaan aplikasi telegram.