Tesis
Pengembangan model pembelajaran problem solving terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik SMA di tinjau dari kecedasan Interpersonal/ Sakaratullah
Abstrak
RINGKASAN Sakaratullah 2021. Pengaruh Model Pembelajaran Problem Solving Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik SMA Ditinjau dari Kecerdasan Interpersonal. Tesis Jurusan Pendidikan Geografi Pascasarjana Universitas Negeri Malang Pembimbing (I) Dr. Dwiyono Hari Utomo M.Pd M.Si. (II) Dr. I Nyoman Ruja SU. Keywords Model Problem Solving Kecerdasan Interpersonal Berpikir Kritis. Penanggulan bencana alam atau mitigasi bencana perlu diajarkan di sekolah agar menumbuhkembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik terkait fenomena geosfer. Model pembelajaran problem solving menjadi salah satu alternatif pembelajaran geografi agar peserta didik mampu berpikir secara sistematis dan logis terhadap fenomena geosfer. Model problem solving mengarahkan peserta didik untuk bekerjasama dalam kelompok agar solusi permasalahan terkait fenomena geosfer menjadi jauh lebih mudah diselesaikan. Kemampuan berinteraksi dan bekerja sama antara individu dengan individu lainnya merupakan bagian dari kecerdasan interpersonal. Terakomodirnya pembelajaran geografi yang baik dengan menggunakan model pembelajaran dan adanya kecerdasan interpersonal memberi pengaruh positif kepada kemampuan berpikir kritis pesrta didik. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui seberapa besar pengaruh yang diberikan oleh pembelajaran dengan menggunakan model problem solving dan kecerdasan interpersonal terhadap kemampuan peserta didik dalam berpikir kritis. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen desain pretest-posttest nonequivalent kontrol group design dan desain faktorial 2x3. Data berpikir kritis berupa nilai gain score yang bersumber dari selisih kelas eksperimen dan kontrol. Perolehan data yaitu kemampuan berpikir kritis dan kecerdasan interpersonal. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode two way anova. Lokasi penelitain ini adalah SMA Negeri 6 Kendari. Teknik purposive sampling digunakan dalam pengambilan subyek penelitian. Subyek penelitian yaitu kelas XI IS1 yang ditetapkan sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IS 2 yang dipilih sebagai kelas kontrol. Hasil dan kesimpulan dari penelitian ini menunjukan (1) Terdapat pengaruh signifikan dari penerapan model problem solving pada kemampuan berpikir kritis peserta didik. Adanya pengaruh yang signifikan disebabkan pada setiap tahapan pembelajaran problem solving memfasilitasi peserta didik dalam peningkatan kemampuan berpikir kritis. (2) Ada pengaruh signifikan kecerdasan interpersonal terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Adanya pengaruh signifikan disebabkan domain kelompok kecerdasan interpersonal mempunyai pengaruh dalam membentuk kemampuan berpikir kritis peserta didik. (3) Tidak ada kontribusi interaksi model problem solving dan kecerdasan interpersonal terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Hal ini dipengaruhi oleh penggunaan problem solving tidak bergantung pada kemampuan kecerdasan interpersonal peserta didik dan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik dipengaruhi oleh penggunaan model problem solving. Saran bagi peneliti selanjutnya yaitu agar dapat mendalami korelasi variabel model problem solving dan kecerdasan interpersonal terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik.