Skripsi
Preferensi dan akurasi skrining kanker serviks di indonesia: literature review / Aini Zumrudah
Abstrak
Globocan 2020 menyatakan jika estimasi kanker serviks di Indonesia 36.633 kasus dengan kematian 19 1% dari total kematian akibat kanker di Indonesia. Angka kematian yang tinggi tersebut dikarenakan keterlambatan diagnosis. Kanker serviks dapat dicegah dengan skrining kanker serviks seperti pap smear tes IVA dan tes DNA HPV. Tujuan studi ini yaitu untuk mengetahui tingkat akurasi dan preferensi skrining kanker serviks di Indonesia. Studi literatur ini mengunakan data sekunder dengan kriteria inklusi dan eksklusi serta sintesis data yang mengacu pada PICOS framework. Artikel diambil dari database ProQuest Science Direct SpringerLink PubMed dan Google Scholar. Tahapan penyeleksian artikel sesuai diagram PRISMA dan dilakukan uji kelayakan dengan instrumen STROBE checklist ndash cross sectional. Studi literatur ini menganalisis 7 artikel. Hasil dari studi menyatakan jika tes IVA mempunyai sensitivitas dan spesifisitas yang baik dimana tingkat sensitivitas sebesar 96 0% dengan spesifisitas 90 9%. Preferensi skrining kanker serviks pada perempuan di Indonesia juga tes IVA dengan proporsi 66% perempuan melakukan skrining. Tes IVA diharapkan menjadi rekomendasi WUS dalam memilih skrining yang akurat dan dapat meningkatkan minat WUS dalam melaksanakan skrining yang teratur.