Skripsi
Pengembangan user interface dan user experience pada website buang asap berbasis interaksi ubiquitos dengan metode design thinking / Miftaqul Riski Maulana
Abstrak
Merokok merupakan salah satu kegiatan yang dapat menggangu kesehatan manusia khususnya pada organ pernapasan. Saat ini merokok juga sudah merambah pada usia remaja bahkan anak - anak entah karena rasa penasaran atau sekedar mengikuti tren. Namun dengan maraknya hal tersebut justru akan membahayakan kesehatan mereka di usia dini sehingga perlu adanya tindakan pencegahan ataupun penyadaran melalui cara yang efektif selain sosialisasi secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan sebuah desain user interface dan user experience pada aplikasi website buang asap yang nantinya berisikan tentang segala hal mengenai rokok. Baik untuk sosialisasi rokok menyediakan artikel sebagai bacaan fitur konsultasi bersama dokter dan fitur halaman terapi bagi perokok yang ingin berhenti. Penelitian ini menggunakan metode Design Thinking. Design thingking itu sendiri merupakan metode yang berorientasi pada pengguna dengan berfokuskan pada permasalahan yang disampaikan oleh pengguna maka akan dimunculkan ide dan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode design thinking sendiri terbagi menjadi 5 tahapan yaitu emphaty define ideation prototipe dan testing. Dan dari kelima tahapan itu memiliki peran dan funngsi tersendiri. Hasil dari penelitian ini dimulai dari tahap emphaty yang didapatkan data berupa hasil wawancara kepada 24 reponden. Selanjutnya hasil yang telah didapatkan dianalisis pada tahap define untuk ditarik permasalahan utama dari responden. Setelah analisa dilakukan maka dilanjutkan pada tahap ideation tahap ini merupakan tahap yang sangat menentukan dikarenakan dimulai dari brainstorming hingga wireframing merupakan tahapan yang menentukan ide bagaimana nantinya tampilan sistem dibuat. Setelah itu jika ide desain telah ditentukan maka rancangan kasar (low fidelity) dan rancangan detail desain (high fidelity) dibuat hasil dari desain tersebut yang akan dijadikan acuan dalam tahapan prototipe. Pada tahap prototipe sistem desain tampilan dibangun melalui HTML yang dikonversikan dengan framework code igniter. Dan dengan prototipe yan telah jadi maka prototipe desain ui ux digunakan dalam tahapan testing. Testing menggunakan metode Guerilla testing dan Heuristic evaluation. Pada guerilla testing prototipe diujikan kepada 15 responden degan melihat respon dan kelancaran user dalam menjalankan alur navigasi yang telah dibuat dan jika testing selesai dilakukan data dihimpun pada tabel dan disimpulkan. Begitupun pada Heuristic evaluation setelah melakukan guerilla testing maka responden memberikan penilaian sesuai dengan format baku penilaian yang telah ada setelahnya data dihimpun pada tabel dianalisa lalu disimpulkan. Dan akhir dari seluruh tahapan penelitian disimpulkan bahwa desain sistem siap untuk dikembangkan mejadi sistem utuh untuk ditambahkan pemrograman dan algoritma kedalamnya.