Skripsi
Vitalitas bahasa anakalang di Desa Anakalang Kecamatan Katikutana Sumba Tengah / Sumiyanti R. Y. Danga
Abstrak
Bahasa Anakalang merupakan salah satu bahasa asli masyarakat di Desa Anakalang Sumba Tengah. Berdasarkan data Summer Institute of Linguistic (SIL International) pada tahun 2018 tentang jumlah penutur bahasa Anakalang terdapat 17.000 penutur bahasa Anakalang. Anakalang merupakan sebuah daerah yang selalu terbuka. Selain karena banyaknya imigran juga dikarenakan oleh banyaknya masyarakat yang keluar pulau dengan tujuan pendidikan dan pekerjaan. Dinamika sosial seperti ini tentunya sangat mempengaruhi kelangsungan sebuah budaya dan bahasa. Begitu juga dengan bahasa Anakalang. Masyarakat sebagai komunitas tutur bertanggung jawab terhadap bahasanya sendiri. Karenanya penting bagi komunitas tersebut untuk mengukur vitalitas bahasanya. Tingkat vitalitas bahasa yang ada di dunia dapat diakses melalui Atlas of World rsquo s dan Ethnologue Language of World. Dalam Atlas of World rsquo s bahasa Anakalang belum terdata sedangkan dalam Ethnologue Language of World (2011) bahasa ndash bahasa daerah yang ada di Indonesia dikategorikan dalam kelompok 6a dan 6b. Dari dua kategori tersebut bahasa Anakalang menempati 6a dengan status vigorous (kuat). Sejauh ini penelitian langsung terhadap bahasa Anakalang khususnya penelitian yang berfokus pada vitalitas bahasa Anakalang belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai rerata indeks bahasa Anakalang berdasarkan karakteristik responden dan mengetahui tingkat vitalitas bahasa Anakalang dengan menggunakan kajian sosiolinguistik melalui deskripsi responden yang diklasifikasi berdasarkan jenis kelamin kelompok usia pendidikan dan pekerjaan. Kriteria vitalitas bahasa Anakalang dianalisis menggunakan kriteria vitalitas bahasa milik Grimes dengan bantuan program SPSS v16.0. Berdasarkan kriteria vitalitas bahasa milik Grimes bahasa Anakalang berada dalam kategori aman. Bahasa Anakalang berada pada level 6a sama seperti penilaian dari Ethnologue pada tahun 2011.