Skripsi
Pengaruh ni terhadap mikrostruktur, morfologi, konduktivitas listrik, dan koefisien seebeck termoelektrik film tipis cu1-xnixs (x = 0; 0,02; 0,04; 0,06; 0,08) yang disintesis dengan metode polyol / Reza Akbar Pahlevi
Abstrak
Termoelektrik adalah perangkat energi terbarukan yang memanfaatkan perbedaan suhu untuk dikonversi menjadi energi listrik. Material termoelektrik merupakan bahan semikonduktor yang memiliki nilai konduktivitas listrik tinggi koefisien seebeck yang tinggi dan konduktivitas termal yang rendah. Material CuS dapat dijadikan material termoelektrik dikarenakan Cu memiliki nilai konduktivitas listrik yang tinggi dan S yang memiliki nilai konduktivitas termal rendah sehingga material CuS mampu menjadi material termoelektrik dengan efisiensi yang tinggi. Namun dikarenakan koefisien seebeck dari material CuS ini masih rendah maka diperlukan penambahan doping Ni supaya koefisien seebeck menjadi besar. Material Cu1-xNixS (x 0 0 02 0 04 0 06 0 08) disintesis menggunakan metode polyol dan dijadikan dalam bentuk film tipis. Metode polyol dipilih agar material Cu1-xNixS tidak teroksidasi sehingga mengurangi kadar oksigen pada material tersebut. Material Cu1-xNixS (x 0 0 02 0 04 0 06 0 08) dikarakterisasi dengan uji XRD SEM-EDX I-V 4 point probe dan performa termoelektrik. Hasil pengujian XRD yaitu ukuran kristal berkisar 19 98-22 69 nm untuk kristalinitas sebesar 34 36-37 77%. Hasil pengujian SEM didapatkan sampel memiliki bentuk bulat dan lonjong serta tidak terjadi aglomerasi dan ukuran butir berkisar 174 6-174 1 nm. Hasil pengujian koefisien seebeck diperoleh peningkatan doping Ni dapat meningkatkan nilai koefisien seebeck dari material Cu1-xNixS yaitu 2 62-7 3 x 10-4 V/K. Hasil dari pengujian I-V 4 point probe didapatkan peningkatan doping Ni dapat meningkatkan nilai konduktivitas listrik yaitu sebesar 1 05-4 98 x 104 Omega -1 cm-1.