Skripsi
Materi tata bahasa dalam buku ajar bipa sahabatku Indonesia tingkat mahir / Qurrota Akyun
Abstrak
Tata bahasa adalah salah satu materi pembelajaran terdapat dalam buku ajar BIPA. Tata bahasa merupakan bagian dari acuan manusia dalam membentuk bahasa yang digunakan dalam berkomunikasi secara lisan maupun tulis. Dalam pembelajaran BIPA bahasa Indonesia digunakan sebagai alat komunikasi utama. Bahasa adalah sarana berpikir yang digunakan manusia untuk memperoleh pemahaman dan memperoleh ilmu pengetahuan. Bahasa dapat dipelajari salah satunya melalui pengajaran bahasa. Diperlukan pembelajaran bahasa yang menekankan pada pemahaman tata bahasa yang berkelanjutan agar pebelajar bahasa dapat mempelajari bahasa secara mendalam. Materi tata bahasa disajikan salah satunya pada buku ajar BIPA Sahabatku Indonesia tingkat mahir level C1 dan C2. Oleh karena itu tata bahasa dalm buku ajar BIPA Sahabatku Indonesia tingkat mahir yaitu level C1 dan C2 perlu dikaji. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan materi tata bahasa Indonesia pada tingkat mahir yang terdapat pada buku teks BIPA Sahabatku Indonesia level C1 dan C2. Metode penelitian penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian yaitu data tertulis berupa paparan materi tata bahasa Indonesia. Paparan materi tata bahasa yang dimaksud adalah materi yang meliputi tata kata tata kalimat tata bunyi dan tata wacana. Sumber data penelitian ini yaitu sumber tertulis disajikan dalam bentuk buku ajar BIPA yaitu Sahabatku Indonesia tingkat mahir yaitu level C1 dan C2 yang diterbitkan oleh Pusat Pengembangan Strategi Diplomasi Kebahasaan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2016. Instrumen penelitian ini yaitu peneliti sendiri (human instrument) peneliti sebagai pelaksana penelitian. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis atau penelitian dokumen. Berdasarkan analisis data pada buku ajar Sahabatku Indonesia C1 ditemukan materi tata bahasa berupa tata kata dan tata kalimat. Tata kata yaitu meliputi afiksasi reduplikasi dan pemajemukan. Afiksasi meliputi prefiks sufiks dan konfiks. Reduplikasi meliputi reduplikasi semu dan reduplikasi asli yaitu reduplikasi utuh sebagian dan berimbuhan. Pemajemukan meliputi kata majemuk berdasarkan hubungan semantik antar unsurnya yaitu setara dan berantonim dan berdasarkan jumlah bentuk dasar terdiri atas dua bentuk dasar yang membentuk kata majemuk. Tata kalimat meliputi kalimat berdasarkan ada tidaknya klausa terdapat kalimat berklausa dan tidak berklausa berdasar urutan S dan P terdapat kalimat susun tertib dan susun inversi berdasarkan peran fungtor terdapat kalimat aktif dan pasif dan konjungsi kalimat terdapat konjungsi urutan waktu sebab akibat dan persyaratan. Pada buku Sahabatku Indonesia C2 ditemukan materi tata bahasa berupa tata kata dan tata kalimat. Tata kata terdapat afiksasi reduplikasi dan pemajemukan. Afiksasi meliputi prefiks sufiks dan konfiks. Reduplikasi meliputi reduplikasi semu dan reduplikasi asli yaitu reduplikasi utuh sebagian berimbuhan dan berubah bunyi. Pemajemukan meliputi kata majemuk berdasarkan hubungan semantik antar unsurnya yaitu setara dan berantonim hubungan gramatis antar unsurnya yaitu endosentris dan berdasarkan jumlah bentuk dasar terdiri atas tiga bentuk dasar yang membentuk kata majemuk. Tata kalimat meliputi kalimat berdasarkan ada tidaknya klausa terdapat kalimat berklausa dan tidak berklausa berdasarkan urutan S dan P terdapat susun tertib dan susun inversi peran fungtor terdapat kalimat aktif dan pasif dan konjungsi kalimat terdapat konjungsi persyaratan penyimpulan pertentangan pembetulan penegasan pengurutan waktu dan sebab akibat. Pada buku Sahabatku Indonesia C1 terdapat 7 unit materi tatabahasa sesuai dan 2 unit tatabahasa tidak sesuai dengan kompetensi tata bahasa. Pada buku Sahabatku Indonesia C2 terdapat 7 unit materi tatabahasa sesuai dengan kompetensi. Berdasar dari penelitian terdapat beberapa saran. Bagi tim penyusun buku ajar BIPA dalam menyusun materi tata bahasa agar lebih berkembang sesuai tingkat pebelajar BIPA. Bagi pengajar BIPA dengan banyaknya materi tata bahasa yang bervariasi pengajar agar mampu menyampaikan materi tata bahasa dengan menyenangkan dan tepat agar materi mudah dipelajari. Bagi peneliti selanjutnya peneliti dapat mengadakan sebuah kajian yang sejenis dalam lingkup yang lebih khusus dan luas. Penelitian ini hanya dipusatkan pada analisis tata bahasa yang mencakup analisis tata kata dan tata kalimat. Oleh sebab itu dapat dilakukan penelitian lanjutan dalam ruang lingkup yang lebih khusus yakni mengenai tata bunyi dan tata wacana.