Skripsi
Analisis sebaran genangan banjir menggunakan model hec-ras di subdas bogel Kabupaten Blitar / Desti Kamilia Wati
Abstrak
Banjir merupakan salah satu ancaman bencana hidrometeorologi dengan risiko tinggi di Provinsi Jawa Timur. Trend kejadian bencana banjir di Kabupaten Blitar tahun 2014-2016 menunjukkan trend yang terus meningkat sebanyak 29 kejadian. Daerah yang sering dilanda banjir adalah Kecamatan Sutojayan yang menjadi bencana rutinan tahunan akibat kompleksitas unsur alam dan manusia. Kecamatan Sutojayan merupakan daerah yang memiliki morfologi cekung sehingga tampungan air akan terakumulasi dan terkonsentrasi pada saat hujan terjadi dan menyebabkan banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik morfometri DAS dan debit banjir tiap periode ulang terhadap sebaran genangan banjir yang terjadi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan keruangan dan kelingkungan. Pengambilan sampel data dilakukan dengan teknik purposive sampling area yang didasarkan pada sungai utama dan lokasi terdampak banjir untuk mengetahui kapasitas tampungan sungai aktual. Data yang diperoleh di lapangan yaitu data penampang melintang sungai (pengukuran lebar dan ketinggian sungai) dan nilai koefisien manning sesuai kondisi material dasar sungai dan sekitarnya sebanyak 3 titik di lokasi terdampak banjir. Selain itu juga dilakukan pengamatan penggunaan lahan dan wawancara masyarakat di daerah sekitar sungai yang sering mengalami banjir yang dapat dijadikan sebagai bahan validasi dari pemodelan banjir. Data-data yang telah didapatkan akan diolah menggunakan model HEC-RAS untuk memodelkan sebaran banjir dalam komponen profil muka air aliran tidak permanen (unsteady flow). Hasil penelitian menunjukkan bahwa SubDAS Bogel memiliki kemiringan DAS yang datar kerapatan sungai sedang bentuk DAS membulat dan melebar dengan pola bentuk radial dan pola aliran dendritik. Puncak banjir di tiap periode ulang terjadi pada durasi 2 jam dengan debit sebesar 156 50 m3/s pada periode ulang 2 tahun 227 40 m3/s pada periode ulang 5 tahun 284 90 m3/s pada periode ulang 10 tahun 370 00 m3/s pada periode ulang 25 tahun 443.10 m3/s pada periode ulang 50 tahun dan 524 60 m3/s pada periode ulang 100 tahun. Sebaran banjir di wilayah Sungai Bogel mencakup 5 desa yaitu Desa Sumberjo Desa Sukorejo Desa Sutojayan Desa Kalipang dan Desa Jingglong. Genangan banjir terluas berada di Desa Sukorejo baik pada saat kondisi eksisting (tahun 2016) maupun di setiap periode ulangnya. Sebaran banjir terluas berada pada periode ulang 100 tahun yang hampir menyamai luas banjir pada kondisi eksisting (tahun 2016) dengan luas masing-masing sebesar 526 19 ha dan 571 06 ha. Tingkat akurasi pemodelan genangan banjir di SubDAS Bogel sebesar 80 89%.