Skripsi
Pengaruh circuit training terhadap tingkat kebugaran jasmani indonesia ekstrakurikuler bolavoli SMA Negeri 1 Tumpang / Feryandi Liandra Hermawan
Abstrak
Kebugaran jasmani adalah salah satu aspek fisik dengan kemampuan tubuh melakukan penyesuaian terhadap aktivitas fisik yang diberikan kepadanya tanpa menimbulkan kelelahan yang berlebihan. Berdasarkan kegiatan pretest yang dilakukan di SMA Negeri 1 Tumpang diketahui bahwa hasil dari data Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) yang terdiri dari 9 atlet putra dan 4 atlet putri yaitu menunjukkan bahwa yang mendapatkan kategori Baik (B) yaitu sebanyak 1 atlet putra yang mendapatkan kategori Sedang (S) yaitu sebanyak 4 atlet putra dan 1 atlet putri dan yang mendapatkan kategori Kurang (K) yaitu sebanyak 4 atlet putra dan 3 atlet putri yang diikuti oleh siswa kelas XI dan XII. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh circuit training terhadap tingkat kebugaran jasmani menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk mengetahui pengaruh dan perbedaan latihan circuit training pada atlet putra dan putri yang mengikuti ekstrakurikuler bolavoli di SMA Negeri 1 Tumpang. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen yaitu pre eksperimental design one-group pretest-posttest design. Sampel yang digunakan yaitu 13 siswa yang terdiri dari 9 atlet putra dan 4 atlet putri. Instrumen yang digunakan adalah Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk usia 16-19 tahun yang terdiri dari 1. lari 60 meter 2. Gantung angkat tubuh 60 detik untuk putra dan gantung siku tekuk untuk putri 3. baring duduk 60 detik 4. loncat tegak 5. lari 1200 meter untuk putra dan lari 1000 meter untuk putri. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu menggunakan uji-t melalui persyaratan uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil uji t berpasangan menunjukkan nilai t hitung atlet putra sebesar 5 939 dengan nilai sig. sebesar 0 000 sedangkan t tabel dengan derajat bebas sebesar 8 dan alpha 5% sebesar 2 306 sedangkan nilai t hitung atlet putri sebesar 7 348 dengan nilai sig. sebesar 0 005 sedangkan t tabel dengan derajat bebas sebesar 3 alpha 5% sebesar 3 182. Karena t hitung lebih besar dari pada t tabel atau nilai sig. Kurang dari 0 05 maka H0 ditolak sehingga terdapat pengaruh dan perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah melakukan circuit training antara atlet putra dan putri. Circuit training juga dapat memberikan pengaruh tingkat kebugaran jasmani menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI). Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh circuit training terhadap tingkat kebugaran jasmani menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) terdapat pengaruh dan perbedaan sebelum dan sesudah melakukan circuit training pada atlet putra dan putri yang mengikuti ekstrakurikuler bolavoli di SMA Negeri 1 Tumpang.