Tesis
Evaluasi geosite pada taman nasional Bromo Tengger Semeru untuk wisata edukasi / Maria Yosi Felicia
Abstrak
Perubahan sistem pendidikan Indonesia diharapkan berkembang menjadi lebih kontekstual dengan konsep merdeka belajar. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru memiliki potensi keunikan alam yang menunjang proses pembelajaran kontekstual. Pendidikan mampu memberikan pemahaman konservasi bagi pengunjung di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Fasilitas penunjang pendidikan dalam rangka memberikan informasi dan pemahaman kondisi kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru masih belum dikembangkan dengan maksimal. Pemberian informasi yang bersifat informatif dapat menunjang fungsi konservasi kawasan. Evaluasi geosite sebagai kekayaan geologi dapat diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap proses geodinamika yang ada sehingga pengunjung memiliki pengalaman belajar bernilai selama kegiatan berwisata. Edukasi pengunjung terhadap proses kegunung apian dan kekayaan geodiversitas di Taman Nasional BromoTengger Semeru (TNBTS) dapat menjadi nilai positif terhadap konservasi lingkungan abiotik. Evaluasi kesesuaian geosite untuk wisata edukasi perlu dilakukan untuk mengurangi dampak lingkungan akibat kegiatan pariwisata. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi geosite yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan eduwisata vulkanik. Pendekatan analisis data yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan memberikan deskripsi evaluasi geosite. Penelitian ini dilakukan pada jalur wisata Gunung Penanjakan ndash Laut Pasir ndash Gunung Bromo. Evaluasi geosite dilakukan dengan menjabarkan keunikan geologis ekologis dan bentang budaya sehingga dapat dihasilkan infomasi yang edukatif untuk kepentingan konservasi kawasan. Hasil penelitian menunjukan skor secara berurutan yaitu Lautan Pasir (12 25 poin) Kaldera Gunung Bromo (12 25 poin) Gunung Batok (11 75 point) Bukit Teletubies (11 5 poin) dan Endapan Vulkanik tebing Gunung Penanjakan (9 point). Kawasan Taman nasional Bromo Tengger Semeru memiliki daya tarik sebagai kawasan tujuan wisata dan pendidikan. Kawasan lautan pasir dan Kaldera Gunung Bromo merupakan salah satu ikon taman nasional ditunjang pengembangan fasilitas dan konservasi geosite yang tertata sehinga memiliki nilai evaluasi yang baik. Maka perlu adanya usaha publikasi kekayaan geodiversitas savana bukit telubies dan endapan vulkanik sehingga situs geologi memiliki nilai pendidikan dan ekonomis bagi wisata edukasi.