Skripsi
Analisis kendala Pembelajaran Matematika Kelas V Sistem pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19 SDN Ngampungan Bareng Jombang / Winda Aulia
Abstrak
Pandemi covid-19 di Indonesia memberi dampak terhadap dunia pendidikan sehingga dilakukan pembelajaran daring. Pembelajaran daring memanfaatkan teknologi dalam pelaksanaan pembelajaran seperti whatsapp google formulir zoom dll. Salah satu mata pelajaran dalam pembelajaran daring yaitu matematika. Matematika merupakan mata pelajaran yang memuat keterampilan berhitung menulis dan membaca sehingga penggunaan media pembelajaran dan metode demonstrasi dapat mempermudah penyampaian materi. Oleh karena itu hal ini menjadi poin penting yang harus diperhatikan dalam pembelajaran daring mata pelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi tentang perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran matematika secara daring menganalisis kendala pembelajaran matematika secara daring dan menganalisis solusi yang ditawarkan dari responden untuk mengatasi kendala dalam pembelajaran matematika secara daring. Manfaat dari penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi ilmu pengetahuan dalam bidang pendidikan terkait sistem pembelajaran matematika dikelas V SD selama pandemi Covid-19 tentang kendala yang dihadapi serta upaya untuk mengatasi kendala tersebut dan dapat dijadikan bahan evaluasi bagi guru kepala sekolah siswa dan wali murid untuk memperbaiki pelaksanaan pembelajaran matematika secara daring agar tujuan pembelajaran berjalan optimal. Pendekatan yang digunakan yaitu mix method yang menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif dengan desain deskriptif dengan melibatkan wali kelas kepala sekolah wali murid dan siswa sebagai sumber data. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik wawancara untuk narasumber wali kelas dan kepala sekolah kuesioner untuk siswa dan wali murid dan dokumentasi untuk objek gambar dan dokumen arsip. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan ialah member check dengan menunjukkan kesimpulan kepada responden kebergantungan yang dilakukan dengan berkomunikasi dengan dosen pembimbing apabila ada yang perlu ditambah atau dikurang dan kepastian yang dilakukan dengan mendapat kesepakatan dosen pembimbing dan mendapat kesepakatan mengenai data yang valid sehingga dapat diujikan. Hasil penelitian menunjukkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran matematika kelas V secara daring di SDN Ngampungan diserahkan sepenuhnya oleh kepala sekolah pada wali kelas V agar dapat dikoordinasikan dengan wali murid. Kendala paling besar yang dihadapi dalam pembelajaran matematika yaitu jaringan internet yang tidak stabil ketersediaan HP yang digunakan bergantian ketersediaan sumber belajar yang kurang lengkap sehingga siswa kesulitan dalam memahami materi yang disampaikan kesibukan orang tua dalam bekerja yang berdampak pada pendampingan anak saat belajar dan kemampuan orang tua memahami materi dan menjelaskan pada anak tentang matematika. Solusi terbanyak yang ditawarkan yaitu mengadakan pembelajaran tatap muka 1 minimal 1 kali dalam seminggu agar pembelajaran matematika dapat mencapai tujuan secara optimal memperbaiki komunikasi dengan guru memperbaiki metode pembelajaran yang digunakan dan mendampingi anak saat belajar dan memanfaatkan penyediaan internet gratis di setiap balai dusun Desa Ngampungan agar dapat digunakan anak belajar. Peneliti memiliki saran untuk beberapa pihak antara lain (1) bagi guru agar dapat meningkatkan kreativitas dalam menyajikan pembelajaran matematika secara daring (2) bagi wali murid agar dapat menyediakan waktu untuk mendampingi anak belajar dan mengecek keaktifan komunikasinya dengan guru kelas ditengah kesibukannya (3) bagi siswa agar lebih aktif berkomunikasi dengan guru dan dapat memanfaatkan internet dengan baik (4) bagi peneliti selanjutnya agar dapat menggali informasi terkait pembelajaran matematika secara substansial karena peneliti menyadari masih kurang dalam menggali informasi tersebut