UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Perbedaan pearson correlation (pc) antara suseptibilitas magnetik dan unsur / senyawa oksida pada tanah tercemar dan tidak tercemar minyak bumi Wonocolo / Alfi Silvia Rahmawati

Rahmawati, Alfi Silvia - Nama Orang;

Abstrak
Analisis pearson correlation banyak digunakan untuk mencari hubungan antar variabel yang salah satu aplikasinya digunakan untuk melacak adanya logam berat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan unsur dan senyawa oksida serta analisis perbedaan pearson correlation antara suseptibilitas magnetik dan unsur / senyawa oksida pada tanah tercemar dan tidak tercemar minyak bumi Wonocolo. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Desember 2020 di Wonocolo Bojonegoro Jawa Timur. Sampel yang diambil berupa tanah tercemar dan tidak tercemar minyak bumi sebanyak 23 titik lokasi. Penelitian ini menggunakan metode kemagnetan batuan melalui pengukuran suseptibilitas magnetik dan penentuan kandungan unsur dengan melakukan uji XRF dari data suseptibilitas magnetik dan kandungan unsur dilakukan analisis untuk mengetahui perbedaan koefisien korelasi antara suseptibiltas magnetik dan unsur / senyawa oksida pada tanah tercemar dan tidak tercemar minyak bumi. Pada penelitian ini sampel tanah tidak tercemar minyak bumi diberi nama TTC dan sampel tanah tercemar diberi nama TC sedangkan korelasi antara suseptibilitas dengan unsur didefinisikan sebagai kelompok data A dan korelasi antara suseptibilitas dengan senyawa oksida sebagai kelompok data B. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai suseptibilitas magnetik TTC minyak bumi sebesar (5 088 ndash 217 744) dengan rata-rata 27 336 sementara itu nilai suseptibilitas magnetik TC minyak bumi mengalami peningkatan sebesar (11 673 ndash 752 933) dengan nilai rata-rata sebesar 161 519 . Kandungan unsur yang dominan pada TTC yaitu Ca Si Fe begitupun kandungan unsur yang dominan pada TC yaitu Ca Si Fe dan muncul unsur Mo. Secara umum jumlah pearson correlation antar unsur/senyawa oksida mengalami peningkatan dari TTC ke TC secara khusus terjadi pearson correlation pada TTC kelompok data A antara Eu dengan K ( r 0 511 / p lt 0 05) sedangkan pada data B korelasi antara Eu2O3 dengan K2O mengalami peningkatan ( r 0 575 / p lt 0 01). Pada TC kelompok data A korelasi antara Cu dengan Cr ( r 0 547 / p lt 0 05) sedangkan pada data kelompok B korelasi antara CuO dengan Cr2O3 juga mengalami peningkatan ( r 0 709 / p lt 0 01). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa analisis pearson correlation lebih responsif bila dilakukan pada kandungan senyawa oksida dibandingkan unsur kimia.


Informasi Detail
DDC
Rs 538.3 RAH p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Fisika, 2021.
Deskripsi Fisik
viii, 17 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
02669/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2021
Subjek
1. MAGNETIK - SUSEPTIBILITAS
2. MAGNETICS - SUSEPTIBILITY

Pembimbing
1. Siti Zulaikah ; 2. Daeng Achmad Suadi
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik