Tesis
Penggunaan media pop up book untuk meningkatkan kemampuan bercerita anak kelompok b di TK Muslimat NU 01 Sukolilo Jabung Kabupaten Malang / Mia Alfiana Prahartini
Abstrak
Berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang dilakukan peneliti diketahui bahwa kemampuan bahasa anak kelompok B di TK Muslimat NU 01 Sukolilo Jabung Kabupaten Malang masih belum optimal. Hal ini dikarenakan anak kelompok B masih belum optimal ketika diminta untuk bercerita tentang pengalamannya atau mengulang cerita yang telah disampaikan oleh guru. Selain itu isi cerita yang diungkapkan anak tidak sama dengan cerita yang baru diceritakan oleh guru. Contoh kegiatan lainnya seperti menceritakan sebuah gambar yang diberikan oleh guru dari 18 anak ada 5 anak yang mampu bercerita dengan baik. Selain itu ada 13 anak kurang mampu ketika diminta menceritakan gambar yang ada pada buku cerita maupun bercerita tentang pengalaman pribadi anak Permasalahan ini dapat diatasi dengan penggunaan media pop up book yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bercerita anak kelompok B di TK Muslimat NU 01 Sukolilo Jabung Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model kolaborasi dari model Kemmis dan Taggart. Penelitian tindakan kelas ini meliputi tahapan perencanaan pelaksanaan pengamatan observasi dan refleksi. Proses PTK dilaksanakan dalam dua siklus dan masing- masing siklus terdiri dari tiga kali pertemuan. Penelitian ini dilakukan di TK Muslimat NU 01 Sukolilo Jabung Kabupaten Malang dengan subjek penelitian 18 anak di kelompok B tahun ajaran 2019/2020. Pengumpulan data diperoleh dari lembar penilaian obervasi catatan anekdot dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan media pop up book dapat meningkatkan kemampuan bercerita anak kelompok B di TK Muslimat NU 01 Sukolilo Jabung Kabupaten Malang. Hal ini dibuktikan dari hasil observasi yang menunjukkan nilai ketercapaian pada siklus pertama mencapai 50% dan mengalami peningkatan pada siklus kedua sebesar 100%. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti menyarankan guru dalam upaya meningkatkan kemampuan bercerita anak lebih baik menggunakan media pembelajaran yang menarik serta menyenangkan bagi anak dan terdapat banyak nilai edukasi di dalamnya agar kemampuan anak berkembang secara optimal pada masa golden age.