UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Eksistensi tradisi tedhak siten di Dusun Gentongan Desa Putat Kabupaten Madiun / Diar Ramadhani

Ramadhani, Diar - Nama Orang;

Abstrak
Salah satu tradisi yang ada di Indonesia adalah tradisi Tedhak Siten. Tradisi Tedhak Siten berkembang dari masyarakat suku jawa termasuk masyarakat suku jawa di Dusun Gentongan Desa Putat Kabupaten Madiun. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu 1) Mendeskripsikan pelaksanaan tradisi Tedhak Siten di Dusun Gentongan Desa Putat Kabupaten Madiun 2) Menganalisis eksistensi tradisi Tedhak Siten di Dusun Gentongan Desa Putat Kabupaten Madiun dan 3) Menganalisis makna yang terdapat dalam tradisi Tedhak Siten di Dusun Gentongan Desa Putat Kabupaten Madiun. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif dan desain penelitian studi kasus. Penelitian ini dilakukan di Dusun Gentongan Desa Putat Kebupaten Madiun. Peneliti merupakan instrumen utama dalam mengumpulkan data. Data diperoleh dari sumber primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yakni observasi wawancara dan juga dokumentasi. Informan dalam penelitian terdiri dari informan kunci dan informan pendukung. Teknik analisis data yang digunakan yakni model interaktif Miles Hubberman dan Saldana. Pengecekan keabsahan temuan terdiri dari uji kredibilitas transferability dependability dan uji confirmability. Tahap-tahap penelitian terdiri dari tahap pra-lapangan pekerjaan lapangan analisis data dan pelaporan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa prosesi pelaksanaan tradisi Tedhak Siten di Dusun Gentongan Desa Putat Kabupaten Madiun yaitu 1) bayi dimandikan oleh dukun bayi dengan air kembang setaman. Prosesi memandikan bayi biasanya bersamaan dengan selametan/kenduri 2) bayi laki-laki dituntun untuk menaiki tangga yang terbuat dari tebu 3) bayi kemudian dimasukkan kedalam ke dalam kurungan ayam bersamaan dengan ayam jago/betina tergantung dengan jenis kelamin anak 4) menyebar uang logam dan beras kuning ke tamu undangan yang hadir. Eksistensi tradisi Tedhak Siten di Dusun Gentongan masih tetap terjaga karena pewarisan tradisi ini terus dilakukan pada generasi selanjutnya serta kepercayaan masyarakat terhadap tradisi. Tradisi ini tidak di anggap wajib tetapi sebagai warisan nenek moyang yang sudah melekat membuat masyarakat tidak afdhal jika tidak melaksanakan tradisi Tedhak Siten. Prosesi pelaksanaan juga memiliki makna 1) kelak anak dapat mengharumkan namanya dan keluarganya 2) diberikan kekuatan dan kesuksesan dalam menempuh pendidikan pekerjaan dan pangkat yang tinggi 3) kelak anak dapat menjalani kehidupan dengan pasangannya dan dilimpahkan rejekinya 4) anak memiliki sifat dermawan dengan menolong orang lain yang membutuhkan.


Informasi Detail
DDC
Rs 390.0959828 RAM e
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, 2022.
Deskripsi Fisik
xii, 103 lembar: ilus. ,tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
06975/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2022
Subjek
1. TRADISI MASYARAKAT - TEDHAK SINTEN - KABUPATEN MADIUN
2. TRADISI MASYARAKAT - TEDHAK SINTEN - EKSISTENSI
3. THE TRADITION OF THE COMMUNITY - TEDHAK SINTEN - MADIUN REGENCY

Pembimbing
1. I Nyoman Ruja ; 2. Nurul Ratnawati
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik